Transformasi Ibu Kota: Benyamin S Award Pendorong Utama Gerakan Indonesia ASRI di Jakarta

Jakarta, sebagai lokomotif pembangunan dan barometer perubahan, terus berinovasi dalam mewujudkan kota yang lebih baik. Salah satu inisiatif krusial yang kini mengemuka adalah Benyamin S Award (BSA), sebuah ajang penghargaan prestisius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lebih dari sekadar seremoni, BSA dirancang sebagai pendorong utama bagi gerakan masif yang lebih besar: Gerakan Indonesia ASRI yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Nirwono Joga, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota, sekaligus salah satu juri penilai BSA, menegaskan sinergi ini. Dalam kunjungannya ke Festival Jalan Jaksa, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Nirwono menjelaskan bahwa BSA merupakan platform strategis untuk membangun fondasi Jakarta yang asri, sejalan dengan visi nasional Indonesia ASRI. "Melalui program Benyamin S Award ini, kita akan punya program yang lebih besar lagi… yaitu membuat Jakarta menjadi Jakarta Asri, seperti rencana pemerintah pusat dengan mewujudkan Indonesia yang asri," ujarnya.

Read More

Gerakan Indonesia ASRI sendiri, yang diartikan sebagai Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah, diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Presiden menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dengan rencana rapat gubernur dan bupati seluruh Indonesia untuk menyukseskan gerakan ini. Ambisi besar tersebut diharapkan dapat dimulai dari ibu kota. "Indonesia ASRI artinya Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Ini harus kita wujudkan. Jadi saya tadi menyampaikan kalau bisa mulai dari Jakarta. Jakarta harus jadi kota hijau, kota taman, The Garden City, The Green City," tegas Prabowo.

Pemprov DKI Jakarta merespons visi ini dengan mengoptimalkan BSA. Ajang ini merupakan apresiasi bagi kelurahan yang mampu menghadirkan transformasi nyata dan berkelanjutan di lingkungan mereka. Setiap kelurahan peserta didorong untuk mengembangkan inovasi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, estetis, dan sejahtera. Lebih dari itu, BSA juga bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat legendaris seniman Betawi, Benyamin Sueb, yang dikenal akan kepeduliannya terhadap budaya dan lingkungan lokal, dalam mendukung perjalanan Jakarta menuju status kota global yang humanis.

Proses penilaian BSA telah memasuki babak final, dengan sepuluh kelurahan terpilih dari berbagai penjuru Jakarta. Nama-nama seperti Pulau Panggang, Kelapa Gading Timur, Malaka Sari, Utan Kayu Selatan, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Kebon Sirih, dan Cilandak Barat kini bersaing ketat. Para lurah finalis akan mempresentasikan inovasi dan pencapaian mereka, sebelum acara puncak pengumuman pemenang pada akhir Oktober mendatang. Inisiatif lokal melalui BSA ini diharapkan tidak hanya menjadi contoh bagi kelurahan lain di Jakarta, tetapi juga menginspirasi kota-kota lain di seluruh Indonesia untuk turut serta dalam mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI secara menyeluruh, menciptakan ekosistem perkotaan yang lebih lestari dan berdaya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *