Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat terkait kemungkinan dilakukannya perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada momen dua tahun masa pemerintahannya. Menurut Prabowo, jangka waktu dua tahun merupakan periode yang sangat logis dan cukup bagi para menteri serta kepala lembaga untuk membuktikan kapasitas, integritas, dan kinerja nyata mereka di pos masing-masing.
Pernyataan ini ditegaskan Presiden dalam program khusus “Presiden Prabowo Menjawab”. Ia menjelaskan bahwa proses evaluasi terhadap jajaran kabinetnya dilakukan secara terus-menerus tanpa henti. Meski demikian, Prabowo tetap mengapresiasi kinerja timnya saat ini yang dinilai menunjukkan progres sangat positif. Salah satu pencapaian yang disorot adalah target swasembada pangan oleh Kementerian Pertanian di bawah Andi Amran Sulaiman, yang berhasil diakselerasi hanya dalam waktu satu tahun dari target awal empat tahun.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa keputusan untuk melakukan reshuffle tidak selalu didasari oleh kinerja buruk. Langkah perombakan kabinet ini bisa menjadi sarana promosi jabatan atau rotasi strategis demi mewujudkan prinsip the right man in the right place. Baginya, keselarasan kompetensi dengan posisi jabatan merupakan kunci utama agar roda pemerintahan dapat berlari lebih kencang dalam melayani masyarakat.
Sejak resmi menjabat pada Oktober 2024, dinamika dalam Kabinet Merah Putih terbilang cukup tinggi. Prabowo tercatat telah melakukan enam kali perombakan kabinet. Langkah penyesuaian pertama kali dilakukan pada Februari 2025, saat posisi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) dialihkan dari Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada Brian Yuliarto.
Teranyar, perombakan krusial menyasar sektor keuangan pada pertengahan September 2026. Kursi Menteri Keuangan yang sebelumnya diduduki oleh Purbaya Yudhi Sadewa kini resmi diestafetkan kepada Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Dengan rekam jejak tersebut, publik kini menanti kejutan strategis berikutnya saat pemerintahan Prabowo genap menginjak usia dua tahun.








