Tren olahraga lari di kalangan generasi muda Indonesia terus menunjukkan lonjakan signifikan. Memanfaatkan momentum positif tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur siap menggelar ajang lari bergengsi bertajuk Soekarno Run BWX di Kabupaten Banyuwangi pada Minggu (20/9). Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi fisik, tetapi juga ruang interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan melalui konsep sport tourism.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengungkapkan bahwa olahraga lari menyimpan filosofi mendalam yang selaras dengan semangat juang Bung Karno. Menurutnya, setiap langkah pelari mencerminkan ketahanan, keberanian, persatuan, serta kegigihan untuk mencapai garis akhir dengan kekuatan sendiri.
“Olahraga lari adalah simbol perjuangan yang sangat kuat. Kami ingin menyalurkan energi positif dan nilai-nilai pantang menyerah kepada anak muda melalui cara yang relevan dengan gaya hidup mereka saat ini,” ujar Said Abdullah.
Langkah mendorong gaya hidup sehat ini diperkuat oleh data riset platform atletik Strava, yang mencatat lonjakan partisipasi anak muda dalam komunitas lari di Indonesia mencapai 83 persen. Selain itu, riset mendapati bahwa satu dari lima Gen Z merasa jauh lebih mudah bersosialisasi saat berolahraga bersama. Hal ini membuktikan bahwa lari telah bertransformasi menjadi sarana jejaring sosial yang amat populer.
Dampak Ekonomi dan Sport Tourism Banyuwangi
Pemilihan Banyuwangi sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal memiliki kekayaan budaya, keindahan alam, serta potensi sejarah yang memikat. Rute perlombaan Soekarno Run BWX akan menyusuri sudut-sudut eksotis Banyuwangi, termasuk melintasi kawasan ikonik Pantai Marina Boom.
Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga lokal, mulai dari sektor perhotelan, UMKM kuliner, hingga transportasi. Said menegaskan bahwa perputaran roda ekonomi daerah merupakan efek ganda yang paling diharapkan dari gelaran ini.
Event ini terbuka luas untuk masyarakat umum serta menyediakan kategori khusus pelajar dengan total hadiah fantastis senilai Rp1 miliar. Sejumlah pelari papan atas nasional seperti Ricky Martin Simbolon, Daniel Simanjuntak, dan Immanuel Hutasoit dipastikan bakal ikut menguji kecepatan di rute Banyuwangi. Seluruh masyarakat diajak untuk berpartisipasi meramaikan pesta olahraga rakyat ini.








