Upaya pencarian korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa kini memasuki babak baru yang krusial. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tengah mempersiapkan opsi penyelamatan darurat berupa teknik salvage, yakni membalikkan posisi bangkai kapal yang saat ini dalam kondisi terbalik dan mengapung. Langkah ekstrem ini diambil guna memaksimalkan pencarian korban yang diduga masih terjebak di dalam lambung kapal.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa metode salvage merupakan rencana alternatif yang akan segera dieksekusi jika tim penyelam terkendala oleh faktor cuaca ekstrem di bawah laut. Selain faktor alam, Basarnas juga berkejaran dengan waktu karena posisi bangkai kapal terus bergeser akibat arus laut. Titik koordinat kapal dilaporkan terus merosot, dari kedalaman awal 21 meter kini telah mencapai kedalaman 29 meter.
Lebih lanjut, Syafii memaparkan bahwa rencana pengangkatan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Pelayaran. Regulasi tersebut mewajibkan pemilik kapal untuk memindahkan atau mengangkat bangkai kapal yang berpotensi mengganggu jalur pelayaran aktif dalam kurun waktu maksimal 180 hari. Oleh karena itu, Basarnas bersinergi dengan Kementerian Perhubungan serta pemilik kapal dengan melibatkan para ahli di bidang penyelamatan laut.
Meskipun operasi salvage ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan bukan wewenang mutlak Basarnas, langkah koordinatif ini mendesak dilakukan demi keselamatan dan kepastian nasib para korban. Setelah proses evakuasi di dalam kapal dinyatakan selesai, barulah kapal tersebut akan ditarik ke darat untuk kepentingan investigasi lebih mendalam.
Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) dini hari saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal nahas tersebut mengangkut total 243 orang, terdiri dari penumpang dan kru kapal. Hingga kini, sebanyak 114 orang berhasil diselamatkan, sementara 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.








