Sektor Produksi Mendominasi, Penyaluran KUR di Sulawesi Selatan Tembus Rp12,5 Triliun

Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi daerah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di Sulawesi Selatan (Sulsel), program ini mencatatkan pencapaian luar biasa dengan realisasi penyaluran mencapai Rp12,5 triliun. Anggaran fantastis ini berhasil diserap oleh lebih dari 189 ribu debitur yang didominasi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai wilayah tersebut.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, saat melakukan kunjungan kerja ke Makassar mengungkapkan apresiasi mendalam atas tingginya penyerapan KUR di Sulawesi Selatan. Menariknya, penyaluran pembiayaan ini tidak sekadar besar dari sisi nominal, melainkan sangat tepat sasaran. Sebanyak 73 persen atau setara dengan Rp9 triliun dari total dana tersebut sukses dialokasikan khusus untuk menyokong sektor produksi.

Read More

Angka 73 persen ini melampaui target minimal yang sebelumnya ditetapkan oleh pemerintah pusat, yakni sebesar 65 persen untuk sektor produktif. Sektor produksi yang dimaksud mencakup bidang pertanian, kelautan, perikanan, industri pengolahan, hingga jasa produktif lainnya. Dominasi sektor ini dinilai krusial karena mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) yang lebih nyata bagi perekonomian masyarakat setempat dibandingkan dengan sektor konsumsi.

Dengan fokus pada sektor produksi, para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan modal untuk bertahan, melainkan juga kapasitas untuk meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan memperkuat rantai pasok lokal. Sulawesi Selatan sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sehingga dukungan KUR di sektor hulu sangat membantu petani serta nelayan dalam memodernisasi alat dan metode kerja mereka.

Keberhasilan Sulawesi Selatan dalam memaksimalkan penyerapan KUR sektor produksi ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi provinsi lain di Indonesia. Sinergi antara perbankan penyalur, pemerintah daerah, dan pendampingan UMKM menjadi kunci utama agar dana stimulus ini terus mengalir ke sektor-sektor produktif guna memperkokoh fondasi ekonomi nasional dari level akar rumput.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *