Misi Penyelamatan Besar-besaran: TNI AL, Polri, dan Basarnas Sisir Selat Sunda Cari Rombongan Jurnalis Hilang

Tim SAR Gabungan melancarkan operasi penyelamatan skala besar untuk mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal cepat (speedboat) yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9). Pencarian intensif terus dilakukan dengan memfokuskan area di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menegaskan bahwa seluruh kekuatan yang ada dikerahkan secara optimal. Strategi pencarian kini diarahkan ke sisi utara Gunung Anak Krakatau, dengan mempertimbangkan pergerakan arus laut, arah angin, serta tinggi gelombang. Untuk memperluas jangkauan, tim gabungan membagi kekuatan menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Berbagai armada laut seperti KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, serta sejumlah rigid inflatable boat (RIB) dari Banten dan Lampung dikerahkan menyisir perairan hingga radius ratusan mil laut.

Read More

Dukungan militer dan kepolisian juga diperkuat. TNI Angkatan Laut mengerahkan tiga kapal perang utama, yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861, dibantu armada dari Lanal Banten dan Lampung. Sementara itu, Polda Lampung mengutus kapal patroli Polairud untuk mengantisipasi kemungkinan kapal korban terbawa arus ke arah barat daya. Total luas area pencarian kini diperkirakan mencapai 271 mil laut.

Kendala besar membayangi operasi kemanusiaan ini. Gunung Anak Krakatau dilaporkan kembali mengalami erupsi dan melontarkan abu vulkanik tebal saat tim sedang melakukan pencarian. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di tengah ancaman aktivitas vulkanik. Selain itu, angin kencang mempersulit pemantauan udara, sehingga tim mengoptimalkan penggunaan pesawat nirawak (drone) untuk menyisir area pulau terdekat seperti Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang.

Harapan keluarga korban tetap membubung tinggi di tengah kepungan cuaca ekstrem. Seluruh pihak berharap sinergi lintas instansi ini segera membuahkan hasil positif demi keselamatan para jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistik mereka.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *