Klub kasta tertinggi Liga Italia, Fiorentina, mengambil langkah cepat dan drastis untuk menyelamatkan musim mereka yang baru berjalan. Manajemen resmi memecat Fabio Grosso dari kursi pelatih kepala setelah hanya mendampingi tim dalam tiga pertandingan awal musim ini. Sebagai gantinya, Fiorentina kembali memanggil sang mantan penyelamat, Paolo Vanoli, untuk memimpin skuad utama.
Keputusan pemecatan Grosso diambil menyusul awal musim yang sangat buruk bagi klub berjuluk La Viola tersebut. Di bawah asuhan Grosso, Fiorentina menelan tiga kekalahan beruntun yang membuat mereka terbenam di dasar klasemen sementara Serie A. Tidak hanya gagal meraih poin, lini pertahanan mereka juga sangat rapuh setelah kebobolan sembilan gol dalam tiga laga awal.
Rentetan hasil negatif tersebut dimulai dengan kekalahan telak 0-4 dari AS Roma. Penderitaan Fiorentina berlanjut saat dipermalukan tim promosi, Frosinone, dengan skor telak 0-3 di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Artemio Franchi. Kekalahan tipis 1-2 dari Torino menjadi laga pamungkas yang menyudahi masa bakti singkat Grosso yang baru ditunjuk pada Juni lalu.
Menyadari timnya dalam kondisi darurat, manajemen Fiorentina bergerak cepat dengan menunjuk kembali Paolo Vanoli. Pelatih yang sempat meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026 ini dikenal memiliki rekam jejak bagus dalam mengangkat performa tim. Vanoli pertama kali datang ke Florence pada November 2025 dan sukses menyelamatkan Fiorentina dari jurang degradasi hingga finis di peringkat ke-15.
Meski sukses membawa tim bertahan di Serie A pada musim lalu, Fiorentina sempat memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan menunjuk Grosso. Kini, sejarah kembali mempertemukan mereka. Manajemen Fiorentina sangat mengapresiasi loyalitas Vanoli yang langsung menerima tantangan ini tanpa ragu. Vanoli dijadwalkan langsung memimpin sesi latihan perdana guna mempersiapkan strategi kebangkitan tim.








