Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di wilayah Jateng. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara langsung menyambangi kediaman para mahasiswa di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, guna memberikan bantuan logistik, keringanan biaya kuliah (UKT), hingga subsidi sewa kos. Langkah ini diambil sebagai respons atas bencana gempa bumi yang melanda daerah asal mereka di NTT, yang berdampak langsung pada perekonomian keluarga para mahasiswa tersebut.
Dalam kunjungan yang berlangsung hangat tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh mahasiswa rantau di Jawa Tengah merupakan tanggung jawab moral pemerintah daerah. Untuk meringankan beban finansial mereka, Luthfi menginstruksikan Dinas Pendidikan, Baznas Jateng, serta Bank Jateng untuk segera berkoordinasi dengan seluruh perguruan tinggi terkait. Komitmen nyata yang disiapkan meliputi pengajuan dispensasi atau penanggungan biaya kuliah, serta bantuan biaya tempat tinggal (kos) selama satu hingga tiga bulan ke depan.
Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat beberapa perwakilan mahasiswa menceritakan kondisi keluarga mereka di NTT yang kini masih berada di pengungsian. Akses yang terputus di beberapa wilayah NTT membuat bantuan kemanusiaan sulit menjangkau desa asal mereka, sehingga menambah kecemasan para mahasiswa yang tengah berjuang menyelesaikan studi di Semarang. Sentuhan kemanusiaan dari pemprov Jateng ini berhasil memberikan ketenangan psikologis dan motivasi moral yang sangat dibutuhkan di tengah masa-masa sulit.
Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 172 hingga 300 mahasiswa asal NTT di Kota Semarang yang terdampak langsung oleh bencana ini. Sebagai langkah awal jaring pengaman sosial, Pemprov Jateng menyalurkan paket sembako senilai puluhan juta rupiah. Bantuan komprehensif yang mencakup biaya akademis dan kebutuhan pokok ini diharapkan mampu memastikan proses belajar mengajar mahasiswa NTT di Jawa Tengah tetap berjalan tanpa hambatan finansial yang berarti.








