PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memperkokoh komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan berkeadilan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan resmi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 antara pihak manajemen dengan Serikat Pekerja BRI. Prosesi penting ini diselenggarakan di Menara BRILiaN, Jakarta, serta disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli.
Kesepakatan berjangka tiga tahun tersebut ditandatangi secara bersama oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dan Ketua Umum Serikat Pekerja BRI, Satrio Arief Pambudi. Penandatanganan PKB ini bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan batu pijakan penting untuk menyelaraskan aspirasi tenaga kerja dengan arah kebijakan strategis perseroan di masa depan.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa serikat pekerja berperan sebagai mitra strategis yang sangat krusial bagi keberlanjutan ekspansi bisnis perbankan. Menurutnya, keberhasilan transformasi perusahaan hanya dapat tercapai jika aspek perlindungan, pengembangan kompetensi, dan peningkatan kesejahteraan karyawan diprioritaskan secara seimbang.
“Hubungan industrial yang sehat dan harmonis adalah pilar utama dari transformasi BRI. Lewat PKB 2026–2028 ini, kami berkomitmen memastikan peningkatan daya saing bank berjalan selaras dengan penguatan kesejahteraan seluruh Insan BRILiaN,” ujar Hery saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi harmonis ini. Ia menekankan bahwa kesepakatan kerja bersama yang dibangun atas dasar saling percaya merupakan wujud nyata dari ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kemitraan jangka panjang ini dinilai mampu menciptakan nilai bersama (shared value) yang tidak hanya menguntungkan perusahaan dan pekerja, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Dengan berlandaskan semangat kebersamaan dan keterbukaan, pembaharuan PKB BRI periode 2026–2028 diharapkan dapat memacu produktivitas dan kapabilitas seluruh sumber daya manusia BRI dalam menghadapi tantangan era digitalisasi perbankan.







