Konvoi Kendaraan PT Freeport Ditembaki di MP 60 Mimika, Polisi Buru Pelaku

Aksi teror penembakan kembali mengguncang wilayah Papua Tengah. Kali ini, iring-iringan kendaraan milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi sasaran tembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat melintasi area Jalan Tambang Mile Point (MP) 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Beruntung, insiden menegangkan ini tidak menimbulkan korban jiwa, meski beberapa armada mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan peluru.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 08.25 WIT. Saat itu, konvoi yang terdiri dari 15 kendaraan—meliputi 13 unit bus karyawan, satu unit truk derek (towing truck), dan satu mobil boks—sedang dalam perjalanan menuju Timika. Di tengah perjalanan, rentetan tembakan tiba-tiba menyasar rombongan tersebut, memicu situasi darurat di jalur tambang utama.

Read More

Menurut keterangan resmi dari Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, tiga kendaraan dikonfirmasi terkena tembakan langsung. Kendaraan yang terdampak adalah dua unit bus penumpang dan satu unit truk derek. Kerusakan paling parah dialami oleh bus yang berada di urutan keempat, yang dihantam lima kali tembakan dari arah depan dan kiri, meninggalkan bekas lubang di kaca depan serta serpihan logam di area dasbor.

Sementara itu, bus keenam mengalami kebocoran pada bagian atap kabin akibat satu tembakan tembus. Truk derek yang berada di belakangnya juga tidak luput dari sasaran, dengan tiga bekas tembakan yang merusak pintu dan kaca spion sebelah kiri. Satgas Damai Cartenz yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan tiga selongsong peluru kaliber 5,56 mm sebagai barang bukti.

Hingga saat ini, aparat keamanan gabungan masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku di balik aksi penyerangan ini. Polisi menegaskan belum bisa mengaitkan insiden ini dengan kelompok kriminal tertentu sebelum ada bukti kuat dan hasil verifikasi saksi yang komprehensif. Pengamanan di sepanjang rute tambang PT Freeport Indonesia kini dilaporkan semakin diperketat guna mengantisipasi serangan susulan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *