Jakarta Siaga Kekeringan: BPBD Amankan Pasokan Air Bersih di 5 Wilayah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan menyusul penetapan status siaga kekeringan meteorologis di lima wilayah Ibu Kota. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu kini masuk dalam zona merah rawan kekeringan akibat minimnya curah hujan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengungkapkan bahwa hari tanpa hujan (HTH) di kelima wilayah tersebut bahkan telah menembus angka 31 hari. Berbeda dengan wilayah lainnya, Jakarta Selatan dilaporkan masih berada dalam kondisi aman dan relatif terkendali dari ancaman krisis air ini.

Read More

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, BPBD DKI Jakarta gencar melakukan koordinasi dan pemantauan berkala setiap sepuluh hari sekali (dasarian). Langkah mitigasi strategis dirancang agar dampak kekeringan tidak sampai mengganggu aktivitas harian warga. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah distribusi bantuan air bersih ke titik-titik pemukiman yang mulai mengalami krisis.

“Hingga saat ini kondisi di lapangan sebenarnya masih terpantau kondusif. Namun, kami tetap bersiaga penuh dan membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih tambahan,” ujar Maruli.

Sebelumnya, sempat dilaporkan adanya kelangkaan air bersih di wilayah Kelurahan Kalibaru dan Kelurahan Semper, Jakarta Utara. Menanggapi hal tersebut, pihak BPBD menjelaskan bahwa kendala tersebut bukanlah kekeringan total, melainkan penurunan suplai air bersih di beberapa rukun tetangga (RT). Masalah ini pun langsung teratasi setelah armada tangki air bersih dikerahkan ke lokasi.

BPBD DKI Jakarta juga memastikan bahwa pasokan air bersih dari PAM Jaya saat ini masih memadai untuk memenuhi kebutuhan utama warga Jakarta. Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih selama musim kemarau ini.

Bagi warga Jakarta yang mengalami kesulitan air bersih atau ingin melaporkan dampak kekeringan di lingkungannya, BPBD DKI Jakarta menyediakan layanan kedaruratan melalui Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam gratis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *