Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) secara resmi memberikan dukungan penuh kepada Telkomsel untuk mempercepat langkah transformasi bisnisnya menuju ekosistem berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Langkah strategis ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan jangka panjang anak perusahaan Telkom Indonesia tersebut, sekaligus memperkokoh posisinya di tengah persaingan global yang kian dinamis.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa peta persaingan industri telekomunikasi kini telah bergeser. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi sekadar memenangkan kompetisi antar-operator lokal, melainkan bagaimana menyiasati perkembangan teknologi masa depan yang bergerak sangat cepat dan disruptif. Oleh karena itu, kesiapan beradaptasi secara lincah adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan industri.
Menurut Dony, transisi Telkomsel dari penyedia konektivitas data konvensional menjadi pemain aktif dalam ekosistem ekonomi digital berbasis AI merupakan langkah transformasi yang fundamental. Perubahan haluan ini dinilai sangat tepat untuk membuka berbagai peluang monetisasi dan model bisnis baru, terutama dalam menjawab tingginya permintaan pasar terhadap solusi teknologi cerdas.
Dalam pertemuan penting bersama jajaran direksi Telkomsel, pihak BP BUMN juga menekankan pentingnya membangun ekosistem digital yang kolaboratif. Sinergi antar-pelaku industri dinilai krusial untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus memperkuat daya tahan nasional terhadap disrupsi eksternal. Masa depan telekomunikasi tidak lagi hanya diukur dari cakupan jaringan fisik, melainkan dari kecerdasan sistem yang ditawarkan.
Melalui penguatan bisnis berbasis kecerdasan buatan ini, Telkomsel diharapkan tidak hanya mampu mempercepat transformasi internalnya saja, tetapi juga memperluas sumber pendapatan baru (new revenue generator). Upaya ini menjadi bagian dari visi besar untuk membangun industri telekomunikasi tanah air yang lebih adaptif, inovatif, dan siap memimpin pasar di masa depan.








