Langkah Nyata Pemkab Blora Perangi Narkoba Lewat Peresmian ULT P4GN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengambil langkah progresif dalam melindungi warganya, khususnya generasi muda, dari ancaman destruktif narkotika. Upaya nyata ini ditandai dengan peresmian operasional Unit Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GN). Fasilitas baru ini diproyeksikan menjadi embrio utama sebelum terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blora secara definitif.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengungkapkan bahwa peluncuran layanan terpadu ini merupakan momentum bersejarah bagi daerahnya. Menurutnya, kehadiran unit ini merupakan representasi dari komitmen kolektif jajaran pemerintah daerah untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba. Pemkab Blora bahkan telah bergerak cepat menyusun kajian naskah akademik guna memenuhi seluruh prasyarat administratif pembentukan BNNK, yang didukung penuh oleh BNN Provinsi Jawa Tengah dan BNN RI.

Untuk menyokong kelancaran operasional ULT P4GN, Pemkab Blora tidak setengah-setengah dalam mengalokasikan fasilitas. Sebuah gedung strategis di kawasan Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Kunden, yang sebelumnya berfungsi sebagai rumah dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, kini dialihfungsikan menjadi markas komando layanan terpadu tersebut. Gedung ini berdiri kokoh di atas lahan seluas 1.530 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 110 meter persegi.

Tak hanya menyediakan gedung, Pemkab Blora juga memfasilitasi operasional lapangan dengan meminjam-pakaikan sejumlah kendaraan dinas, meliputi dua unit mobil dan tiga unit motor. Dukungan logistik ini diharapkan mampu memaksimalkan jangkauan sosialisasi, pencegahan, hingga penindakan di lapangan secara taktis.

Langkah sigap Pemkab Blora ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Polisi Agus Rohmat. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perang melawan narkoba memerlukan kolaborasi lintas sektor yang dinamis, mulai dari aparat penegak hukum, instansi pendidikan, pelaku usaha, media, hingga masyarakat luas. Kehadiran ULT P4GN diharapkan menjadi poros koordinasi yang kuat dalam melakukan pertukaran data informasi, program rehabilitasi, serta edukasi berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Blora yang BERSINAR (Bersih dari Narkoba) menuju Indonesia Emas 2045.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *