Inovasi Ketahanan Pangan, PTDI Gandeng Pemprov Jabar Kembangkan Mekanisasi Sorgum

BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) membuat terobosan mengejutkan dengan melebarkan sayap teknologinya ke sektor pertanian. BUMN dirgantara ini resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), Paguyuban Pasundan, dan PT Santana Manggala Karya selaku offtaker untuk mengembangkan proyek percontohan mekanisasi komoditas sorgum seluas 50 hektare.

Sinergi multisektor ini memadukan kekuatan teknologi industri presisi dengan potensi agrikultur daerah. Dalam kesepakatan ini, Pemprov Jabar berperan menyediakan lahan pertanian produktif. Sementara itu, PTDI mengambil peran vital dalam merancang, memproduksi, hingga mengaplikasikan mesin-mesin modern untuk mengolah hasil panen dan produk turunan (derivatif) sorgum.

Read More

Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menjelaskan bahwa langkah ini bukan sekadar aksi sosial seremonial. Program yang diresmikan di sela peringatan HUT ke-50 PTDI ini merupakan wujud nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui transfer teknologi manufaktur.

“Tugas utama PTDI dalam kerja sama ini adalah melakukan mekanisasi. Kami menciptakan berbagai mesin canggih untuk mendukung seluruh ekosistem pengolahan sorgum dari hulu ke hilir,” ujar Gita di Kompleks PTDI Bandung.

Tidak hanya menyasar sektor pangan, raksasa kedirgantaraan Indonesia ini juga memperkuat sektor edukasi. Lewat program Goes to School dan kemitraan dengan perguruan tinggi di bawah naungan Paguyuban Pasundan, PTDI berupaya mengenalkan industri penerbangan sejak dini kepada generasi muda Jawa Barat.

Di sisi lain, untuk memperkuat ekosistem aviasi nasional, PTDI juga tengah menyiapkan pusat pelatihan berstandar internasional di Bali Utara. Fasilitas ini didukung sertifikasi Approved Maintenance Training Organization (AMTO) guna mencetak teknisi pemeliharaan pesawat yang kompeten.

Langkah ekspansif ini sejalan dengan arahan Danantara Development untuk mengonsolidasikan keahlian para pakar penerbangan Indonesia di kancah global. Melalui berbagai inisiatif ini, PTDI membuktikan komitmennya untuk tidak hanya menjadi produsen pesawat, melainkan motor penggerak siklus teknologi dan industri nasional secara menyeluruh.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *