Makassar kembali menunjukkan taringnya sebagai pusat perhelatan akbar tingkat nasional. Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Karebosi tidak hanya menjadi syiar keagamaan yang agung, tetapi juga pemicu lonjakan ekonomi bagi ibu kota Sulawesi Selatan ini.
Acara berskala nasional ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Kemeriahan diawali dengan defile megah dari 117 kafilah yang merepresentasikan 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga negara. Dengan total peserta mencapai 1.157 aparatur sipil negara (ASN) dan ribuan pendamping, ajang ini sukses menyedot perhatian publik.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Makassar. Menurutnya, ini adalah kali kedua Makassar dipercaya menjadi tuan rumah sejak kompetisi ini pertama kali digulirkan. Baginya, kehadiran ribuan tamu ini membawa berkah ganda, yaitu spiritual sekaligus finansial.
“Kehadiran sekitar 2.000 tamu, mulai dari qari-qariah hingga ofisial, memberikan dampak nyata bagi perputaran roda ekonomi di Makassar. Sektor perhotelan, kuliner khas, transportasi lokal, hingga pelaku UMKM dipastikan mendapat limpahan berkah dari perhelatan akbar ini,” ujar Munafri.
Pemerintah Kota Makassar pun berkomitmen memberikan pelayanan prima demi menjaga kenyamanan para tamu. Mulai dari kebersihan kota, aspek keamanan, ketersediaan transportasi, hingga keramahan khas lokal disiapkan dengan matang. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat reputasi Makassar sebagai kota penyelenggara event nasional dan internasional yang andal.
Selain fokus pada suksesnya penyelenggaraan dan dampak ekonomi, Munafri juga menaruh harapan besar pada kafilah Sulawesi Selatan agar mampu mengukir prestasi terbaik dalam berbagai cabang yang diperlombakan. Ajang ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antar-ASN sekaligus memperkokoh nilai integritas dan profesionalisme pengabdian kepada masyarakat.








