Pramono Anung Usut Rombongan Mobil Strobo yang Terobos CFD Sudirman

Penyelidikan mendalam tengah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait insiden mengejutkan masuknya rombongan mobil pribadi ke kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin. Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap para pelanggar yang nekat menerobos area steril tersebut pada Minggu kemarin.

Kejadian yang sempat viral di media sosial ini langsung memicu reaksi cepat dari Pramono. Ia mengaku segera menghubungi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mengusut tuntas pelanggaran tersebut. Pramono menegaskan bahwa kawasan CFD adalah ruang publik yang mutlak bebas dari kendaraan bermotor demi menjamin keselamatan dan kenyamanan warga yang sedang berolahraga.

Read More

Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat lima unit kendaraan pribadi yang berhasil masuk ke area CFD setelah membuka pembatas jalan (barrier). Padahal, titik tersebut seharusnya dijaga ketat oleh aparat Satpol PP dan kepolisian. Salah satu dari lima mobil tersebut dilaporkan menggunakan lampu strobo, dan beberapa di antaranya disinyalir menggunakan pelat nomor khusus berkode ‘ZZ’.

‘Begitu kejadian ini viral, saya langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Saya sampaikan bahwa kendaraan pribadi tidak boleh melintas di area Car Free Day,’ ujar Pramono saat memberikan keterangan di Jakarta Selatan.

Beruntung, petugas Dishub yang berjaga di kawasan SCBD bergerak cepat dengan menghadang rombongan tersebut. Petugas kemudian mengarahkan kelima mobil itu untuk segera keluar dari jalur CFD melalui akses SCBD demi menghindari potensi kecelakaan dengan warga.

Menyikapi kelengahan ini, Pramono Anung memberikan teguran keras kepada petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi kejadian. Ia meminta seluruh petugas di lapangan untuk bertindak lebih tegas dan tidak berkompromi dengan siapa pun yang mencoba melanggar aturan lalu lintas di area CFD.

‘Saat ini kami sedang melakukan pendalaman identitas kendaraan-kendaraan tersebut. Setelah mendapatkan data yang valid, kami akan mengumumkan siapa saja pemilik atau penumpang di dalam mobil-mobil itu,’ pungkas Pramono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *