Jet Tempur Sukhoi Tergelincir di Lanud Hasanuddin, Penerbangan Sipil Dipastikan Aman

Sebuah video yang memperlihatkan jet tempur jenis Sukhoi tergelincir di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mendadak viral di jagat maya. Insiden yang melibatkan pesawat tempur taktis buatan Rusia tersebut sempat memicu kekhawatiran publik terkait keselamatan operasional di area bandara internasional tersebut.

Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, jet tempur tersebut tampak keluar dari jalur landasan pacu dan terhenti di dekat pagar pembatas pangkalan. Posisi pesawat yang cukup dekat dengan area luar luar bandara membuat sejumlah warga sekitar berbondong-bondong mengabadikan momen evakuasi armada militer tersebut.

Read More

Meskipun insiden ini melibatkan armada pertahanan udara yang cukup vital, pihak otoritas bandara bergerak cepat memberikan klarifikasi guna menenangkan masyarakat. Pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memastikan bahwa aktivitas penerbangan sipil sama sekali tidak terganggu dan tetap berjalan normal.

Taufan Yudhistira, selaku Branch Communication & CSR Department Head Bandara Hasanuddin, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Menurut penjelasannya, insiden tergelincirnya jet tempur Sukhoi terjadi di landasan pacu sisi barat atau Runway 13. Sesaat setelah kejadian, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan di area perimeter.

“Kami sampaikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tetap berjalan dengan lancar dan aman. Untuk sementara waktu, aktivitas penerbangan dioptimalkan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan atau Runway 03-21,” ujar Taufan dalam keterangan resminya.

Langkah mitigasi cepat ini berhasil memastikan bahwa jadwal maskapai penerbangan komersial tidak mengalami penundaan berarti. Manajemen bandara terus berkoordinasi erat dengan pihak militer untuk menjamin seluruh aspek keselamatan penerbangan tetap terjaga pasca-insiden.

Hingga informasi ini diturunkan, pihak TNI Angkatan Udara (TNI AU) masih melakukan investigasi internal dan belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti tergelincirnya jet tempur Sukhoi tersebut. Penyelidikan teknis mendalam biasanya dilakukan guna mengidentifikasi apakah insiden dipicu oleh faktor cuaca, kendala mekanis, atau kondisi landasan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *