Masyarakat di sekitar kawasan pesisir Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas pada Jumat pagi. Jasad yang kondisinya mulai membengkak tersebut ditemukan mengapung di sela-sela pohon bakau di Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, sekitar pukul 06.30 WITA.
Kasus penemuan jasad ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari. Aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kronologi Awal Penemuan Jasad
Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Ahmad Anwari (50). Saat hendak menuju kamar mandi dan melintasi area latihan karate, pandangannya tertuju pada sebuah objek mencurigakan yang mengapung di bawah rimbunnya pohon bakau ke arah laut. Merasa ada yang tidak beres, Ahmad segera memanggil rekannya, Muhammad Jabal Nur (26), untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dipastikan bahwa objek mengapung itu adalah tubuh manusia dalam posisi tertelungkup, mereka berdua langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan Polsek Poasia. Petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 06.50 WITA untuk mengamankan area dan memasang garis polisi guna sterilisasi TKP.
Ciri-Ciri Korban dan Langkah Kepolisian
Saat ditemukan, korban menggunakan pakaian kaos berwarna hijau dan celana pendek dengan warna senada. Proses evakuasi berhasil dilakukan sekitar pukul 07.45 WITA oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Kendari bersama Tim Inafis Polresta Kendari.
Kepala Satreskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa jasad korban kini telah berada di RS Bhayangkara Kendari. Pihaknya juga telah mengajukan permintaan Visum et Repertum guna mengetahui secara medis penyebab kematian korban.
Polisi mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri mengenakan setelan pakaian hijau tersebut untuk segera melapor ke Polresta Kendari atau langsung mendatangi RS Bhayangkara Kendari.








