Menguatkan Pondasi ASEAN: Kolaborasi Strategis Indonesia-Singapura untuk Ketahanan Ekonomi Global

Jakarta – Dalam sebuah pidato yang mengukuhkan visi ke depan, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan optimisme mendalamnya terhadap potensi kolaborasi strategis antara Indonesia dan Singapura. Kemitraan kedua negara ini, menurutnya, bukan sekadar hubungan bilateral biasa, melainkan pilar esensial untuk memperkuat daya saing dan ketahanan kawasan ASEAN di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.

Berbicara pada Resepsi Hari Kebangsaan Singapura di Jakarta, Rosan tidak hanya menyebut Singapura sebagai negara tetangga, melainkan sebagai “saudara serumpun” yang terikat oleh jalinan geografis, sejarah, dan budaya yang kuat. Ikatan ini menjadi fondasi kokoh bagi Singapura untuk secara konsisten menjadi mitra investasi terbesar bagi Indonesia. Arus Penanaman Modal Asing (PMA) dari Negeri Singa ini, yang berfokus pada sektor layanan keuangan hingga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), telah menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Read More

Rosan menyoroti bahwa lanskap ekonomi global saat ini sedang mengalami transformasi signifikan, bergeser menuju era yang mengedepankan ketahanan rantai pasok, keamanan energi, inovasi teknologi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Dalam konteks ini, ia melihat Indonesia dan Singapura sebagai mitra yang saling melengkapi dengan sempurna. “Bersama-sama, kita dapat membangun kemitraan yang tidak hanya saling menguntungkan, tapi juga berkontribusi terhadap daya saing dan resiliensi ASEAN dalam jangka panjang,” tegasnya, mengutip pernyataan dari Kedutaan Besar Republik Singapura.

Sinergi antara kedua negara terlihat jelas dalam penawaran unik masing-masing. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alamnya, membuka peluang besar dalam pengembangan industri pengolahan hilirisasi, proyek energi terbarukan berskala besar, serta infrastruktur digital dan ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI) di masa depan. Di sisi lain, Singapura membawa keahlian kelas dunia dalam bidang keuangan, teknologi canggih, inovasi, dan konektivitas internasional yang tak tertandingi. Kombinasi ini menciptakan ekosistem yang ideal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi kedua bangsa.

Menjelang perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura tahun depan, Rosan berharap kemitraan strategis ini akan semakin menguat. Dengan landasan kepercayaan, rasa saling menghormati, dan visi bersama untuk kemajuan, kedua negara diproyeksikan akan terus tumbuh, berinovasi, dan mencapai kesejahteraan yang lebih besar secara kolektif. Mengakhiri pidatonya, Rosan menyampaikan ucapan selamat atas nama rakyat dan Pemerintah Indonesia untuk Perayaan Hari Kebangsaan ke-61 Republik Singapura, mendoakan kejayaan berkelanjutan bagi Singapura dan persahabatan yang semakin erat, membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat. Kemitraan ini bukan hanya tentang keuntungan ekonomi, melainkan tentang pembentukan masa depan ASEAN yang lebih tangguh dan dinamis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *