Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat di Istana Negara, Jakarta. Para pemuda-pemudi pilihan ini merupakan representasi putra-putri terbaik dari 38 provinsi di seluruh penjuru Indonesia yang telah lolos seleksi ketat.
Anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan ini memikul tanggung jawab besar untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Prosesi bersejarah ini dijadwalkan berlangsung khidmat di Istana Merdeka pada Senin, 17 Agustus 2026 mendatang.
Dalam suasana penuh wibawa, Wapres Gibran bertindak sebagai pembina upacara. “Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2026,” ucap Gibran dengan tegas saat membacakan pernyataan pengukuhan.
Sebelum prosesi inti, upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Langkah sakral berikutnya adalah pengucapan Ikrar Putra Indonesia yang dipandu oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Ikrar ini menegaskan kesetiaan mutlak kepada Pancasila, UUD 1945, serta komitmen menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka perwakilan dari Kalimantan Timur, mendapat kehormatan memegang dan mencium bendera Merah Putih mewakili rekan-rekannya. Prosesi mencium bendera pusaka ini berlangsung sangat emosional dengan iringan lagu perjuangan “Padamu Negeri”. Setelah ikrar selesai diucapkan, Gibran menyematkan lencana dan atribut kepaskibrakaan secara simbolis kepada pemimpin upacara.
Setelah seluruh rangkaian upacara rampung, suasana formal berubah menjadi hangat. Wapres Gibran menghampiri barisan untuk menyalami satu per satu anggota Paskibraka. Beliau memberikan ucapan selamat serta menyempatkan diri berbincang singkat untuk memotivasi para kader muda tersebut agar tampil maksimal pada hari H.
Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir memberikan dukungan moral, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran pimpinan BPIP.








