Presiden Prabowo Tegaskan Investasi Besar Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Rakyat Terpencil

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi makro dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di pelosok negeri. Di tengah dorongan kuat menghadirkan investasi besar-besaran, negara dipastikan tetap hadir secara nyata untuk meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah terpencil.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan secara virtual sebanyak 3.395 jembatan TNI/Polri serta 3.000 titik sumber air bersih yang diinisiasi oleh TNI Angkatan Darat. Pusat kegiatan peresmian dipusatkan di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Banten.

Read More

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa proyek megah dan megainvestasi memang diperlukan untuk lompatan kemajuan nasional. Kendati demikian, fasilitas dasar di tingkat tapak tidak boleh dikesampingkan. Kehadiran infrastruktur penghubung dan akses air bersih dinilai sebagai fondasi utama dalam mengentaskan ketimpangan sosial dan ekonomi antarwilayah.

“Kita mungkin bisa menjalankan proyek-proyek yang gemilang dan memicu investasi besar. Namun, kita harus senantiasa menyadari bahwa negara wajib hadir bagi masyarakat paling jauh dari pusat kehidupan. Mereka berhak menikmati standar hidup yang memadai,” tegas Prabowo.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa salah satu pilar utama dari aksi nyata ini adalah program Jembatan Merah Putih Presisi yang digagas oleh Polri. Hingga kini, aparat kepolisian secara swadaya telah berhasil membangun serta merevitalisasi 895 jembatan yang tersebar di 30 Polda.

Secara keseluruhan, infrastruktur penyeberangan sepanjang 19,2 kilometer tersebut telah menyambungkan akses di 1.314 desa dan membawa manfaat langsung bagi sedikitnya 2 juta warga. Salah satunya yakni jembatan di Desa Bayah Barat yang kini mempermudah mobilitas harian bagi sekitar 8.000 jiwa.

Langkah taktis ini membuktikan peran penting aparat keamanan tidak hanya dalam menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan desa. Kehadiran jembatan-jembatan baru ini secara signifikan memangkas waktu tempuh anak-anak sekolah, mempermudah rujukan medis ke fasilitas kesehatan, serta memperlancar arus distribusi hasil bumi menuju pasar lokal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *