BATAM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara aktif mendorong berbagai kementerian dan lembaga negara untuk ikut serta memberikan apresiasi nyata kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang menunjukkan kinerja luar biasa. Langkah ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi sekaligus mengakselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai penjuru tanah air.
Ajakan tersebut disampaikan Tito di sela-sela acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau. Menurutnya, penghargaan bukan sekadar seremonial, melainkan instrumen strategis untuk memicu kompetisi positif antarwilayah.
Pada gelaran tahun ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) fokus pada empat sektor krusial, meliputi akses dan mutu layanan kesehatan, kesuksesan Program 3 Juta Rumah, pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan, serta perluasan akses pendidikan dasar hingga menengah. Dalam proses penilaiannya, Kemendagri juga bersinergi erat dengan kementerian teknis terkait agar evaluasi berjalan objektif dan akurat.
Tito menjelaskan bahwa bentuk apresiasi tidak melulu berupa piagam, melainkan bisa dikonversikan menjadi insentif program yang berdampak langsung pada masyarakat. Sebagai contoh konkret, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah memberikan stimulus berupa tambahan kuota program bedah rumah bagi daerah yang sukses mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah.
“Jika sektor lain mendapatkan insentif fiskal nontunai yang masuk langsung ke kas daerah, khusus untuk perumahan diberikan dalam bentuk program nyata seperti bedah rumah,” ungkap Tito. Ia pun berharap Kementerian Kesehatan serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat meniru skema serupa, misalnya melalui pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) atau program prioritas lainnya.
Lebih lanjut, mantan Kapolri ini menekankan pentingnya mengekspos pencapaian positif para kepala daerah ke ruang publik. Di tengah sorotan negatif akibat kasus hukum yang menjerat beberapa oknum, Tito ingin membuktikan bahwa masih banyak pemimpin daerah yang berintegritas tinggi dan berhasil membawa perubahan positif bagi masyarakatnya.








