Penghormatan Negara untuk Sang Patriot: Presiden Prabowo Hadiri Persemayaman Jenderal Subagyo HS di Mabesad

JAKARTA, KotaKita.id – Dalam suasana duka yang khidmat, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada hari Selasa, memimpin langsung penghormatan terakhir bagi salah satu putra terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta. Kehadiran Kepala Negara di tengah persemayaman sang jenderal veteran ini menjadi simbol penghargaan tertinggi dari negara atas dedikasi dan pengabdian panjang almarhum kepada Ibu Pertiwi.

Setibanya di Mabesad, Presiden Prabowo disambut oleh jajaran elite pertahanan dan militer, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Yusuf Jauhari, serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Pemandangan ini menggarisbawahi kebersamaan dan solidaritas jajaran pimpinan negara dalam melepas kepergian seorang patriot yang telah menorehkan jejak sejarah.

Read More

Dengan langkah tegap namun penuh haru, Presiden Prabowo bergerak menuju ruang persemayaman tempat jenazah Jenderal Subagyo disemayamkan. Di hadapan catafalque yang diselimuti bendera Merah Putih, Presiden memberikan penghormatan militer dan khusyuk memanjatkan doa, sebuah momen refleksi atas pengabdian almarhum yang tak lekang oleh waktu. Setelah itu, beliau menghampiri keluarga inti almarhum, satu per satu menyalami mereka, menyampaikan belasungkawa dan empati yang mendalam atas kehilangan yang tak tergantikan.

Tak hanya keluarga, sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi turut hadir memberikan penghormatan, di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto. Kehadiran mereka menegaskan betapa luasnya lingkaran pengaruh dan rasa hormat yang diberikan kepada sosok Jenderal Subagyo H.S.

Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo bukan sekadar nama dalam daftar abdi negara; beliau adalah pilar penting dalam sejarah TNI Angkatan Darat. Lulusan Akabri tahun 1970 ini meniti karier cemerlang, termasuk menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus pada periode 1994-1995, sebuah posisi yang menuntut kepemimpinan dan strategi taktis yang mumpuni. Puncak karier militernya diraih sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari Februari 1998 hingga November 1999.

Masa jabatannya sebagai KSAD tergolong krusial, melintasi tiga era kepresidenan yang berbeda—dari Presiden Soeharto, B.J. Habibie, hingga Abdurrahman Wahid—sebuah periode penuh gejolak reformasi dan perubahan fundamental bagi bangsa Indonesia. Di masa-masa kritis itu, kepemimpinan Jenderal Subagyo H.S. menjadi jangkar stabilitas, mengawal transisi dan memastikan profesionalisme militer tetap terjaga di tengah dinamika politik yang bergolak. Setelah purnatugas, pengabdiannya berlanjut sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dari Januari 2015 hingga Oktober 2019.

Almarhum Jenderal Subagyo H.S. wafat di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 16.20 WIB, meninggalkan warisan keteladanan dan dedikasi. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi bangsa, namun jejak pengabdiannya akan senantiasa dikenang sebagai inspirasi. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Mabesad bukan hanya sebatas protokol kenegaraan, melainkan sebuah manifestasi penghargaan tulus terhadap seorang prajurit sejati yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kedaulatan dan kehormatan Republik Indonesia.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *