Gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 telah dimulai, dan perjuangan para atlet Indonesia di kancah Asia membutuhkan dorongan moral yang kuat. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, secara terbuka mengajak seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air untuk bersatu memberikan doa dan dukungan tanpa henti kepada para pahlawan olahraga nasional yang sedang berjuang di Jepang.
Seruan ini disampaikan Todotua sesaat setelah menyaksikan langsung perjuangan luar biasa tim nasional bola basket putri Indonesia. Bertanding di Aichi International Arena, Kota Nagoya, skuad Garuda Pertiwi sukses menumbangkan tim tangguh Thailand dengan skor meyakinkan 61-52. Kemenangan ini menjadi modal penting sekaligus pembakar semangat bagi kontingen Indonesia.
Todotua, yang menyaksikan langsung performa impresif Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma dan rekan-rekan, mengaku sangat bangga atas determinasi yang ditunjukkan di lapangan. Namun, ia mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, tantangan berat sudah menanti di laga berikutnya melawan raksasa Asia, China, pada Senin mendatang. Menurutnya, energi positif dari masyarakat Indonesia sangat krusial untuk menjaga konsistensi mental bertanding para atlet.
Tidak hanya dari lapangan basket, kabar positif juga datang dari cabang olahraga teqball. Tim teqball Indonesia berhasil mengamankan empat kemenangan dari lima pertandingan yang dilakoni. Dengan banyak cabang olahraga lain yang masih dan akan bertanding, perjuangan Merah Putih di Aichi-Nagoya dipastikan masih sangat panjang.
Todotua menegaskan bahwa setiap doa dan dukungan yang dikirimkan dari Indonesia merupakan asupan energi yang luar biasa bagi para atlet untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Dukungan kolektif ini diharapkan terus mengalir deras hingga seluruh rangkaian kompetisi berakhir demi menjaga martabat bangsa di panggung olahraga tertinggi Asia.








