Kebakaran Hebat Pabrik Plastik Balaraja Tangerang, 12 Ribu Meter Persegi Hangus Dilalap Api

Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan industri di Kabupaten Tangerang, Banten. Pabrik pengolahan plastik milik PT Technoplastika Prima Perdana yang berlokasi di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, hangus dilalap si jago merah pada Minggu (6/9). Kobaran api yang membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar.

Hingga enam jam setelah laporan pertama diterima, petugas pemadam kebakaran masih terus berjuang keras menjinakkan api yang belum juga sepenuhnya padam. Khawatir kobaran api merembet ke area permukiman yang letaknya cukup dekat, sejumlah warga terlihat bergegas menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman.

Read More

Komandan Peleton (Danton) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Amirudin, menjelaskan bahwa laporan kebakaran masuk sekitar pukul 12.08 WIB. Berdasarkan investigasi awal, titik api diduga kuat berasal dari area ruang produksi pabrik.

Skala Kebakaran yang Masif

Dampak dari amukan api ini terbilang sangat luas. “Berdasarkan pantauan terkini di lapangan, kami mengonfirmasi ada tiga bangunan utama pabrik yang hangus terbakar dengan perkiraan luas mencapai 12.000 meter persegi,” ungkap Amirudin saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Untuk mengatasi kobaran api yang kian membesar, BPBD Kabupaten Tangerang langsung menerjunkan kekuatan penuh. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan ke titik lokasi.

Kendala di Lapangan

Meski puluhan personel telah diterjunkan, proses pemadaman berlangsung lambat akibat beberapa kendala teknis. Embusan angin yang kencang di sekitar lokasi serta sulitnya akses menuju sumber air menjadi hambatan utama petugas. Selain itu, karakteristik bahan plastik yang sangat mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat dan sulit dipadamkan.

“Bahan baku plastik di dalam pabrik sangat padat dan mudah terbakar. Hal ini yang memicu api menyebar dalam waktu singkat,” tambah Amirudin.

Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Mengenai total kerugian materiil serta penyebab pasti munculnya api, pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih mendalam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *