Sapi Betina Sesuai Request: Inovasi Inseminasi Buatan Jateng untuk Dongkrak Produksi Susu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus melakukan terobosan mutakhir untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung susu nasional. Melalui penerapan teknologi inseminasi buatan (IB) berbasis sperma beku berjenis kelamin terencana (sexing), para peternak kini memiliki kendali penuh untuk menentukan jenis kelamin anak sapi yang akan dilahirkan. Langkah inovatif ini diharapkan mampu mempercepat lonjakan populasi sapi perah betina sekaligus meningkatkan volume produksi susu secara signifikan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa adopsi teknologi mutakhir ini menjadi pilar penting dalam modernisasi sektor peternakan daerah. Dengan teknologi besutan Balai Inseminasi Buatan (BIB) Jateng ini, peternak tidak lagi harus berspekulasi secara acak mengenai hasil kelahiran ternak mereka. Kebutuhan akan sapi perah betina produktif kini dapat diproyeksikan dengan lebih presisi demi efisiensi bisnis peternakan.

Read More

Aspirasi ini disuarakan secara lugas dalam gelaran Jateng Livestock Fest 2026 di Semarang. “Jika peternak membutuhkan dominasi sapi betina untuk produksi susu, teknologinya sudah siap di sini. Sebaliknya, jika butuh pejantan, juga bisa diatur. Ini adalah lompatan teknologi yang luar biasa guna mengontrol populasi secara terukur,” ungkap Taj Yasin saat menghadiri acara tersebut.

Saat ini, Jawa Tengah kokoh menempati peringkat ketiga nasional dengan kontribusi sebesar 9,4 persen terhadap total produksi susu nasional. Guna memperkuat ekosistem ini, Pemprov Jateng secara resmi meluncurkan gerakan “Gerbang Susu” (Gerakan Pengembangan Persusuan Jawa Tengah). Fokus pengembangan juga diarahkan langsung ke daerah-daerah potensial, seperti Kabupaten Batang dan Kabupaten Brebes, melalui penandatanganan komitmen bersama serta penyaluran bantuan sarana produksi peternakan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, menjelaskan bahwa teknologi semen beku sexing ini memberikan kebebasan bagi peternak untuk menyusun strategi pengembangbiakan. Peningkatan produksi susu ini juga diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi protein hewani demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan tangguh.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *