Antisipasi Risiko Darurat, FKG UI Rekam Data Dental Antemortem Awak KAI Daop 5

PURWOKERTO – Universitas Indonesia (UI) melalui Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) mengambil langkah proaktif dalam memitigasi risiko kecelakaan kerja pada sektor transportasi massal. Berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, FKG UI berhasil melakukan perekaman data dental antemortem terhadap 108 awak kereta api.

Langkah preventif ini bertujuan untuk membangun sistem kesiapsiagaan darurat sebelum terjadinya bencana atau kecelakaan. Pengumpulan data medis ini menjadi krusial mengingat profesi awak kereta, seperti masinis, kondektur, serta prama dan prami, memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi di lapangan.

Read More

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKG UI, drg. Nurtami Soedarsono, menjelaskan bahwa proses identifikasi forensik akan berjalan jauh lebih cepat dan akurat apabila data pembanding seperti dental antemortem sudah terdokumentasi dengan baik sejak awal. “Kami berupaya membangun sistem identifikasi yang kokoh untuk mendukung keselamatan sekaligus kesiapsiagaan seluruh personel PT KAI,” ungkap drg. Nurtami.

Kegiatan yang berlangsung di Purwokerto ini berhasil melampaui target awal dari 100 personel menjadi 108 personel yang terdata. Perekaman dilakukan di beberapa titik strategis, meliputi Griya Karya Purwokerto, Poskes Stasiun Purwokerto, dan Kantor UPT Crew KA. Tim medis mengumpulkan data berupa odontogram serta foto profil senyum (smile photo) sebagai referensi forensik utama jika terjadi kondisi darurat.

Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, menekankan pentingnya peran odontologi forensik dalam aksi kemanusiaan dan keselamatan kerja. Menurutnya, perekaman data antemortem ini adalah tindakan pencegahan sederhana namun memiliki nilai kemanusiaan luar biasa tinggi untuk mendukung identifikasi yang cepat dan presisi.

Program pengabdian masyarakat ini turut didukung oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, berkolaborasi dengan mahasiswa spesialis dan magister Odontologi Forensik FKG UI, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), serta tim kesehatan internal PT KAI Daop 5 Purwokerto. Sinergi lintas institusi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memperkuat sistem keselamatan perkeretaapian nasional secara berkelanjutan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *