Sebuah insiden tragis mengguncang kawasan pariwisata Kuta, Bali. Seorang wisatawan asal Inggris bernama Paul Innes Dougan dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sesama turis asing. Pelaku penganiayaan tersebut diduga merupakan empat warga negara (WN) Australia yang kini dilaporkan telah melarikan diri ke luar negeri.
Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah bar yang terletak di Jalan Raya Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi kekerasan tersebut bermula dari niat baik korban. Paul mencoba melerai dan menegur salah satu pelaku yang terlihat memukul seorang wanita di bar tersebut. Tidak terima dengan teguran Paul, empat pria asal Australia itu langsung mengeroyok korban secara membabi buta.
Akibat aksi pengeroyokan tersebut, Paul mengalami luka-luka yang sangat serius. Putranya, Liam Michael Dougan, mengungkapkan lewat media sosial bahwa ayahnya menderita pendarahan hebat serta patah tulang rusuk. Meskipun sempat menjalani perawatan intensif, tiga operasi besar, dan empat kali transfusi darah di Rumah Sakit BIMC, nyawa Paul akhirnya tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia beberapa hari setelah perawatan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengantongi identitas keempat terduga pelaku yang berinisial RGG, PAM, JRM, dan TRZ. Namun, proses hukum menghadapi kendala karena para pelaku diketahui langsung meninggalkan wilayah Indonesia sehari setelah peristiwa penganiayaan terjadi.
Saat ini, Kepolisian Daerah Bali bersama Polresta Denpasar terus melakukan pendalaman dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Untuk menindaklanjuti kasus ini, pihak kepolisian juga telah menjalin koordinasi intensif dengan pihak Konsulat dan Kedutaan Besar Australia di Indonesia guna melacak keberadaan para pelaku.








