Fenomena alam yang tak biasa sekaligus mencemaskan terjadi di langit Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Baru-baru ini, warga setempat dikejutkan oleh pemandangan matahari yang memancarkan warna merah menyala pada sore hari. Di tengah kepungan langit kelabu, sang surya tampak bagaikan bola api merah raksasa yang menggantung rendah di atas pepohonan, menciptakan pemandangan dramatis sekaligus mengkhawatirkan.
Kejadian langka ini terekam oleh kamera warga dan segera menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang merasa takjub sekaligus cemas, mengingat fenomena visual ini terjadi bersamaan dengan maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang melanda wilayah Kalimantan Tengah.
Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya memberikan penjelasan ilmiah di balik fenomena visual yang mencolok ini. Menurut prakirawan BMKG, Chandra, warna merah menyala pada matahari tersebut disebabkan oleh hamburan cahaya akibat partikel asap karhutla yang melayang di atmosfer bumi.
“Ketika cahaya matahari melewati lapisan atmosfer yang dipenuhi oleh partikel polutan atau asap, gelombang cahaya dengan panjang gelombang pendek, seperti biru dan hijau, akan terhambur ke segala arah. Sebaliknya, gelombang cahaya yang lebih panjang, yaitu merah dan jingga, mampu menembus kabut asap tersebut hingga sampai ke mata kita,” jelas Chandra. Efek optik ini menjadi sangat jelas ketika posisi matahari mulai merendah menjelang sore hari.
Citra satelit sebaran asap memang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah telah tertutup oleh selimut asap pekat. Bagi masyarakat setempat, pemandangan matahari merah ini bukan sekadar objek foto estetis, melainkan sebuah alarm alam yang memperingatkan memburuknya kualitas udara akibat karhutla.
Pemerintah dan pihak BMKG terus mengimbau warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kesehatan yang mengintai dari paparan kabut asap ini. Mengingat kualitas udara yang terus menurun, masyarakat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan wajib menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari partikel debu halus sisa kebakaran.








