Site icon Media KotaKita

Tragedi Udara di Barito: Helikopter Water Bombing Jatuh Saat Operasi Karhutla, BNPB Selidiki Penyebab

Sebuah insiden tragis menyelimuti operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan. Pada Minggu (8/11), sebuah helikopter Super Puma VH-HGM yang bertugas melakukan water bombing, terjatuh di perairan Sungai Barito, kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala. Kecelakaan ini memicu keprihatinan mendalam, mengingat vitalnya peran armada udara dalam mitigasi bencana Karhutla.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa dari tiga kru yang berada di dalam pesawat nahas tersebut, dua di antaranya berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka adalah Michael John Betterridge, seorang warga negara Australia, dan Hugh Andrew John Page, warga negara Selandia Baru. Keduanya merupakan bagian integral dari tim penerbangan yang dikontrak BNPB untuk mendukung upaya pemadaman api di wilayah rawan Karhutla. Sementara itu, informasi mengenai satu kru WNI bernama Yayan masih terus didalami pihak berwenang di lapangan, menjadi fokus utama pencarian dan penyelidikan.

Helikopter bernomor seri (MSN) 2878 ini merupakan aset swasta yang dioperasikan di bawah kontrak BNPB. Peristiwa nahas itu terekam dalam sejumlah video amatir yang kemudian viral di media sosial, menunjukkan detik-detik mengerikan ketika helikopter tersebut tengah mengambil air menggunakan bambi bucket raksasa dari permukaan Sungai Barito. Setelah berhasil mengangkat beban air, terlihat moncong helikopter secara perlahan menukik tajam ke arah sungai hingga akhirnya jatuh dan tenggelam sebagian.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal. Senada, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi juga telah menerima laporan pendahuluan terkait insiden ini dan terus memantau perkembangan di lapangan. Penyelidikan mendalam kini difokuskan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan, mulai dari faktor teknis pesawat, kondisi cuaca, hingga prosedur operasional.

Kecelakaan ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi para pahlawan di garda terdepan penanggulangan Karhutla. Operasi water bombing adalah salah satu metode paling efektif untuk memadamkan api di area yang sulit dijangkau darat, namun juga menyimpan tantangan dan bahaya yang tidak kecil. Pemerintah, melalui BNPB, berkomitmen penuh untuk mengungkap tuntas penyebab insiden ini demi meningkatkan keselamatan operasional di masa mendatang, sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kru yang tak kenal lelah bertugas demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Exit mobile version