Site icon Media KotaKita

Tragedi Pernikahan Lumajang: Truk Rem Blong Tabrak Tamu Undangan, 2 Tewas

Sebuah momen bahagia pernikahan di Dusun Sidomakmur, Desa Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, seketika berubah menjadi duka mendalam. Sebuah truk yang mengalami kegagalan fungsi pengereman atau rem blong hilang kendali dan menerobos area hajatan warga. Insiden maut ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka setelah dihantam kendaraan yang hilang kendali tersebut.

Peristiwa tragis ini bermula ketika truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi N 8187 YH yang dikemudikan oleh KSM (69) melintas di jalur menurun dari arah barat menuju timur. Menurut penjelasan dari Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, truk tersebut tiba-tiba mengalami kerusakan pada sistem pengereman saat melintasi jalanan yang curam.

Akibat rem blong tersebut, pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya. Truk pertama kali menghantam bagian belakang mobil pikap Suzuki Carry hitam yang berada searah di depannya. Benturan keras ini melontarkan mobil pikap ke depan hingga langsung menyeruduk kerumunan tamu undangan pernikahan yang sedang berjalan kaki di bahu jalan.

Laju truk maut tidak langsung berhenti. Truk terus meluncur bebas dan berturut-turut menghantam sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 yang sedang terparkir, serta menyapu lima sepeda motor milik warga sekitar. Tak hanya kendaraan, fasilitas hajatan berupa perangkat pengeras suara (sound system) yang berada di tepi jalan pun hancur berantakan akibat hantaman keras truk tersebut.

Kecelakaan beruntun ini merenggut dua korban jiwa. Korban pertama berinisial MRN (46), asal Probolinggo, mengembuskan napas terakhir akibat cedera kepala berat saat dilarikan ke Puskesmas Gucialit. Sementara korban kedua, AMV (20), meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif di Rumah Sakit Umum dr. Haryoto Lumajang.

Selain korban jiwa, sembilan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, mulai dari luka lecet, memar, hingga patah tulang. Sopir truk juga mengalami luka di bagian perut akibat benturan keras tersebut. Saat ini, kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti kegagalan rem kendaraan tersebut.

Exit mobile version