Site icon Media KotaKita

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Diperpanjang, 126 Korban Masih Dicari

Banjarmasin — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi memutuskan untuk memperpanjang masa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap insiden naas yang menimpa KM Virgo Transport 8. Keputusan perpanjangan selama tujuh hari ke depan ini diambil guna menyisir keberadaan 126 penumpang yang dilaporkan masih hilang usai kapal terbalik di kawasan perairan Masalembo, Laut Jawa.

Pengumuman penting tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Langkah krusial ini diambil berdasarkan hasil evaluasi serta koordinasi intensif antara Basarnas, jajaran pemangku kepentingan maritim, dan tim salvage (penanganan bangkai kapal) yang dikirim oleh pemilik kapal.

Berdasarkan data manifes resmi, kapal nahas yang bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut mengangkut total 243 orang. Hantaman cuaca buruk yang ekstrem di tengah laut membuat armada tersebut kehilangan kontak hingga akhirnya ditemukan dalam posisi terbalik. Hingga saat ini, tim gabungan telah mengevakuasi 117 orang, dengan rincian 108 penumpang berhasil diselamatkan dan sembilan orang ditemukan meninggal dunia.

Kendati pada penyisiran hari ketujuh tim penyelamat belum berhasil menemukan korban baru, komitmen untuk menyisir sisa korban hilang tetap menjadi fokus utama. Wilayah perairan Masalembo yang dikenal memiliki karakteristik gelombang dan arus cukup menantang menjadi faktor penyulit dalam proses evakuasi.

Di samping pencarian fisik di permukaan air, proses evakuasi dan pengangkatan bangkai kapal diprediksi memakan waktu yang relatif lama. Tim ahli salvage kini tengah melakukan kajian teknis mendalam di lokasi kejadian. Basarnas menegaskan bahwa pergerakan armada pencarian akan terus diselaraskan dengan perkembangan skenario penanganan bangkai kapal tersebut demi mengoptimalkan penyisiran.

Upaya kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan kepastian dan titik terang bagi jajaran keluarga korban yang hingga kini setia menanti kabar. Basarnas juga mengimbau masyarakat nelayan maupun kapal yang melintas di sekitar Laut Jawa untuk segera memberikan laporan jika menemukan objek atau tanda-tanda keberadaan korban.

Exit mobile version