Site icon Media KotaKita

Viral Tendang Wanita di Senayan City, Pria Ini Resmi Jadi Tersangka dan Terancam 5 Tahun Penjara

Kasus kekerasan di ruang publik kembali menyita perhatian masyarakat setelah pihak kepolisian resmi menetapkan seorang pria berinisial R (44) sebagai tersangka. Pria tersebut mendadak viral di media sosial setelah terekam kamera pengawas (CCTV) melakukan aksi penendangan kasar terhadap seorang wanita di pusat perbelanjaan elite, Senayan City (Sency), Jakarta Pusat.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengonfirmasi status hukum terbaru dari pelaku tersebut. Menurut keterangannya, R dijerat dengan Pasal 466 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur tentang tindak pidana penganiayaan. Atas tindakan kasarnya tersebut, tersangka kini terancam hukuman penjara hingga maksimal lima tahun.

Kronologi peristiwa yang terjadi pada Minggu sore itu terbilang sangat mengejutkan. Korban, seorang wanita berinisial T, saat itu sedang mengantre dengan tertib untuk membeli makanan di area kuliner mall. Tanpa ada provokasi apa pun, R yang sebelumnya sedang duduk di dekat barisan antrean tiba-tiba bangkit dan melayangkan tendangan keras ke arah punggung korban dari belakang.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban langsung tersungkur ke lantai. Meski sempat kebingungan dan mengalami syok berat, korban akhirnya bangkit dan memilih untuk meninggalkan lokasi kejadian. Pelaku sendiri berhasil diringkus oleh tim Subdit Jatanras di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, setelah video rekaman CCTV kejadian tersebut menyebar luas dan memicu kemarahan netizen di jagat maya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi penyerangan tiba-tiba tersebut. Selain memeriksa pelaku secara intensif, polisi juga telah memintai keterangan dari beberapa saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Menanggapi insiden yang mencoreng citra pusat perbelanjaan mewah tersebut, pihak manajemen Senayan City segera memberikan pernyataan resmi. Melalui akun media sosialnya, mereka menegaskan komitmen untuk selalu memprioritaskan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung. Pihak manajemen juga menyatakan siap bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses penyelidikan hukum yang sedang berjalan.

Exit mobile version