Site icon Media KotaKita

Rahasia “Healing” ala Presiden Prabowo Subianto: Dari Meditasi Air hingga Buku Inspiratif

Menjadi pemimpin negara tentu membawa beban tanggung jawab yang luar biasa besar. Di tengah padatnya agenda kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto ternyata memiliki cara tersendiri untuk memulihkan energi dan menjaga kesehatan mentalnya. Melalui program ‘Presiden Prabowo Menjawab’, ia membagikan tiga metode healing andalannya yang sederhana namun sarat makna: berenang, tidur berkualitas, dan membaca buku.

Bagi Prabowo, berenang bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan bentuk meditasi di dalam air. Ia mengungkapkan bahwa air memiliki efek menenangkan yang mendalam bagi psikologis manusia. Prabowo mengaitkan fenomena ini dengan fase awal kehidupan manusia di dalam kandungan, di mana janin dilindungi oleh air ketuban. Menurutnya, ketika tubuh merasa lelah atau stres, bersentuhan dengan air—baik mandi maupun berenang—dapat memberikan efek relaksasi yang instan berdasarkan penjelasan ilmiah para ahli psikologi.

Selain meditasi air, efisiensi waktu tidur menjadi kunci kebugaran Sang Presiden. Prabowo dikenal sebagai sosok yang mudah terlelap di mana saja. Ia memanfaatkan waktu senggang yang sangat singkat, seperti 10 hingga 20 menit, untuk melakukan power nap. Kemampuan tertidur dengan cepat ini ia terapkan saat berada di dalam mobil, helikopter, hingga pesawat terbang di tengah perjalanan dinasnya.

Tak kalah penting, aktivitas membaca buku menjadi pelarian intelektual yang menenangkan bagi Prabowo. Di antara berbagai genre, sejarah adalah favoritnya. Namun, ada satu buku yang memiliki tempat sangat spesial di hatinya, yaitu karya novelis legendaris asal Brasil, Paulo Coelho, yang berjudul ‘Warrior of the Light’. Buku tipis ini pertama kali dihadiahkan oleh kakaknya, Maryani Djojohadikusumo, pada awal tahun 2000-an.

Buku tersebut menemani Prabowo melewati masa-masa terberat dalam hidupnya pasca-reformasi 1998, saat ia merasa berada di titik nadir akibat berbagai tuduhan politik. Prabowo merasa setiap kata dalam buku tersebut seolah berbicara langsung kepadanya, memberikan kekuatan spiritual untuk bangkit kembali. Perpaduan antara aktivitas fisik, istirahat mikro, dan asupan literasi berkualitas inilah yang menjaga stamina dan ketenangan pikiran Prabowo dalam memimpin bangsa.

Exit mobile version