Site icon Media KotaKita

Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Duet Maut PT PAL dan Fincantieri Perkuat TNI AL

Kekuatan pertahanan maritim Indonesia bersiap memasuki babak baru yang jauh lebih tangguh. TNI Angkatan Laut (TNI AL) secara resmi mengonfirmasi kolaborasi strategis antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkapalan dalam negeri, PT PAL Indonesia, dengan raksasa galangan kapal asal Italia, Fincantieri. Kemitraan ini ditujukan untuk melakukan modernisasi menyeluruh (retrofit) terhadap kapal induk Giuseppe Garibaldi yang baru saja dihibahkan oleh Pemerintah Italia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan pentingnya proses pembaruan teknologi ini. Langkah retrofit mutlak diperlukan agar sistem penggerak, navigasi, hingga persenjataan kapal perang legendaris tersebut dapat beroperasi secara optimal dan sepenuhnya selaras dengan doktrin operasi militer serta kebutuhan taktis TNI AL.

“Kita akan bekerja sama antara PT PAL dengan Fincantieri,” ujar Laksamana Muhammad Ali dengan optimistis usai meninjau langsung kondisi kapal induk yang tengah bersandar kokoh di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Lebih dari sekadar memperbarui alutsista, proyek berskala internasional ini menjadi momentum emas bagi industri pertahanan nasional melalui program Transfer of Technology (ToT). KSAL meyakini bahwa transfer ilmu pengetahuan dari Fincantieri akan mendongkrak kualitas serta kapabilitas PT PAL secara signifikan. Dengan demikian, industri pertahanan dalam negeri dapat naik kelas dan mampu mengadopsi teknologi pembuatan kapal perang mutakhir secara mandiri di masa depan.

Meskipun detail biaya retrofit belum diumumkan secara rinci, Kementerian Pertahanan (Kemhan) dilaporkan telah menyiapkan dukungan anggaran penuh. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, meluruskan bahwa meski kapal ini berstatus hibah, pemerintah tetap perlu mengalokasikan dana penyesuaian teknis agar kapal siap tempur di wilayah perairan Indonesia.

Langkah progresif ini mempertegas komitmen Indonesia dalam memperkuat kedaulatan lautnya sekaligus memperkokoh posisi PT PAL sebagai pilar utama kemandirian teknologi pertahanan nasional di panggung global.

Exit mobile version