Site icon Media KotaKita

Dramatis! Api 10 Jam Lumat Puluhan Gudang di Kosambi Tangerang, Kerugian Diprediksi Miliaran Rupiah

Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kabupaten Tangerang, menjadi saksi bisu amukan si jago merah yang berlangsung dramatis selama sepuluh jam penuh. Insiden mengerikan ini, yang dimulai sejak Rabu siang, pukul 13.00 WIB, akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB, menyisakan puing-puing dan kerugian yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Menurut data awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, sedikitnya 28 gudang hangus terbakar. Proses inventarisasi masih terus dilakukan untuk memastikan angka pasti dampak musibah ini. Komandan Pos Damkar Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang, Husni, menjelaskan bahwa pihaknya bersama pengelola kawasan tengah berkoordinasi untuk pendataan lebih lanjut.

Dari jumlah yang teridentifikasi, kebakaran hebat di Kosambi ini melalap beragam jenis gudang. Sebanyak 14 gudang logistik milik kontraktor luluh lantak, disusul oleh 8 gudang penyimpanan beku (cold storage) yang krusial bagi rantai pasok. Ironisnya, 6 gudang yang dalam kondisi kosong pun tak luput dari jilatan api. Beberapa gudang penyimpanan spring bed juga turut menjadi korban, diduga kuat menjadi titik awal api berkobar.

Kronologi kejadian mengindikasikan bahwa api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 12.45 WIB, tepat saat jam istirahat karyawan. Titik api diduga kuat berasal dari area belakang gudang spring bed, dengan penyebab awal yang dicurigai adalah korsleting listrik. Seorang saksi mata yang melihat kepulan asap dan kobaran api yang membesar segera berteriak, memperingatkan karyawan lain untuk segera menyelamatkan diri, sebuah tindakan sigap yang kemungkinan mencegah jatuhnya korban jiwa.

Laporan mengenai kebakaran gudang Kosambi Tangerang ini diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB. Respons cepat pun digerakkan. Sebanyak 18 armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi, termasuk BPBD Kabupaten Tangerang, pengelola kawasan, Damkar DKI Jakarta, Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, hingga PIK, dikerahkan ke lokasi kejadian. Lebih dari 80 personel gabungan bahu-membahu dalam upaya heroik memadamkan api yang terus berkobar.

Meskipun upaya pemadaman telah selesai, kerugian material akibat tragedi kebakaran di Kosambi ini diperkirakan sangat besar. Hilangnya aset dan barang dagangan dalam jumlah puluhan gudang tentu akan berdampak signifikan bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut. Pihak berwenang, khususnya kepolisian dan tim investigasi, masih terus bekerja untuk menguak penyebab pasti kebakaran ini, memastikan tidak ada celah keamanan yang terlewatkan demi mencegah insiden serupa di masa mendatang. Insiden ini menjadi pengingat penting akan urgensi standar keamanan listrik dan pencegahan kebakaran di fasilitas pergudangan modern.

Exit mobile version