Jakarta – Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) menunjukkan keseriusan penuh dalam menyongsong ajang multi-event olahraga terbesar di Asia. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hadi Tjahjanto, PB Forki secara resmi mematok target membawa pulang dua medali emas pada gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mendatang.
Pernyataan optimistis tersebut ditegaskan saat momentum pelepasan tim nasional karate Indonesia di Jakarta. Guna merealisasikan ambisi besar tersebut di panggung internasional, PB Forki mengandalkan enam karateka terbaik tanah air yang siap bertarung dalam kategori nomor kata (artistik/jurus) dan kumite (pertarungan).
Persiapan menuju Asian Games 2026 dipastikan tidak main-main. Keenam atlet terpilih telah melalui proses seleksi ketat serta pemusatan latihan intensif. Langkah ini diambil untuk memastikan stamina, teknik, serta mental bertanding para karateka berada pada level puncak saat menghadapi rival-rival terkuat dari kawasan Asia.
Bertanding di Jepang memberikan tantangan tersendiri sekaligus motivasi tinggi bagi kontingen Indonesia. Sebagai negara asal cabang olahraga karate, Jepang diprediksi menjadi lawan terberat. Meski demikian, PB Forki optimistis kekuatan tim Merah Putih mampu memberikan kejutan dan bersaing ketat di podium tertinggi.
Melalui penguatan strategi bertanding, keikutsertaan dalam berbagai uji coba internasional, serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, PB Forki berharap target dua emas ini dapat tercapai sekaligus makin melambungkan nama Indonesia di kancah karate dunia.

