Site icon Media KotaKita

Bangkai KM Virgo 8 Bergeser 2,9 Km, Basarnas Ungkap Sulitnya Evakuasi Bawah Laut

Proses evakuasi dan pencarian korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa menghadapi tantangan baru yang cukup berat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan bahwa bangkai kapal yang membawa ratusan penumpang tersebut telah bergeser sejauh 2,9 kilometer (sekitar 1,6 mil laut) dari titik koordinat awal kejadian, dalam posisi terbalik.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa pergerakan bangkai kapal ini dipicu oleh adanya rongga atau sekat-sekat kosong di dalam lambung kapal. Kantong udara tersebut membuat kapal tetap melayang di bawah air dan mudah terseret arus bawah laut yang dinamis.

Kondisi kapal yang terus bergerak ini menjadi kendala utama bagi tim penyelam dalam melakukan pencarian bawah air (underwater search). Syafii menegaskan bahwa memaksa masuk ke dalam ruang-ruang kosong tersebut sangat berisiko tinggi bagi keselamatan penolong. Perubahan tekanan udara yang drastis saat sekat kapal dibuka dapat membahayakan nyawa para penyelam Basarnas.

Guna mengatasi hambatan ini, Basarnas tengah menjajaki beberapa opsi strategis bersama TNI Angkatan Laut dan instansi terkait. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah membalikkan kembali posisi kapal ke kondisi semula. Selain itu, ada pula usulan untuk menenggelamkan kapal sepenuhnya agar posisinya stabil di dasar laut yang relatif dangkal, yakni sekitar 30 meter. Opsi lainnya adalah menarik atau menderek bangkai kapal tersebut ke lokasi yang lebih aman.

Sementara pencarian di bawah air terhambat oleh faktor teknis dan keselamatan, Basarnas tetap memaksimalkan penyisiran di permukaan laut. Harapan untuk menemukan korban selamat masih terus dipelihara oleh tim penyelamat gabungan di lapangan.

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu dini hari saat sedang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal nahas ini mengangkut total 243 orang. Hingga kini, sebanyak 114 orang berhasil diselamatkan, sementara 129 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian intensif.

Exit mobile version