Site icon Media KotaKita

Antisipasi Tiket Palsu MotoGP Mandalika, Polda NTB Diterjunkan Timsus dan Ribuan Personel

Memasuki persiapan ajang balap motor paling bergengsi, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengambil langkah tegas demi menjamin kelancaran ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Guna mengantisipasi maraknya penipuan yang merugikan penonton, Polda NTB secara khusus membentuk tim khusus (timsus) dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk menyisir peredaran tiket dan stiker palsu di area sekitar lokasi.

Langkah preventif ini diambil berkaca dari pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Wakapolda NTB, Brigjen Polisi Hari Nugroho, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi secara intensif dengan penyelenggara resmi untuk mendapatkan sampel tiket fisik asli sebagai pembanding resmi. Dengan adanya contoh acuan tersebut, petugas di lapangan dapat bertindak cepat dan akurat dalam menertibkan penggunaan tiket ilegal.

Selain membentuk timsus pemberantasan tiket palsu, Polda NTB juga menyusun strategi pengamanan berlapis yang terbagi ke dalam tiga tahap utama. Pada fase awal atau pra-event, sebanyak 1.350 personel akan diterjunkan untuk memantau situasi awal. Jumlah tersebut akan meningkat drastis menjadi 2.697 personel pada puncak pelaksanaan balapan demi menjamin keamanan puluhan ribu pengunjung. Setelah balapan usai, sebanyak 840 personel tetap disiagakan untuk mengawal fase kepulangan penonton agar lalu lintas tetap terurai dan kondusif.

Sektor pengamanan VVIP juga menjadi prioritas utama. Komando Resor Militer (Korem) ditunjuk sebagai penanggung jawab utama pengamanan tamu VVIP dan bersinergi dengan unsur pengamanan presiden. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kepastian kehadiran Presiden Republik Indonesia (R1) masih menunggu konfirmasi final dari panitia penyelenggara.

Brigjen Hari menambahkan bahwa secara keseluruhan kesiapan pengamanan sudah hampir 100 persen. Kendati demikian, penyesuaian akhir terkait jumlah personel dan titik pemetaan keamanan akan terus diselaraskan dengan agenda tambahan dari panitia. Melalui pengawasan ketat dari timsus Ditreskrimum, diharapkan perhelatan MotoGP Mandalika 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan bersih dari praktik penipuan tiket.

Exit mobile version