Site icon Media KotaKita

Tragedi KM Virgo 8 Terbalik di Laut Jawa: Kesaksian Mencekam Penumpang Selamat

Tragedi memilukan kembali mengguncang dunia transportasi laut Indonesia. Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin ini membawa total 243 penumpang beserta kru.

Berdasarkan laporan dari Basarnas Banjarmasin, proses evakuasi terus dilakukan secara intensif. Hingga Minggu sore, sebanyak 153 penumpang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Tercatat enam korban jiwa telah dikonfirmasi meninggal dunia, sementara ratusan penumpang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

Sebelum insiden tragis ini terjadi, kapal sempat dilaporkan hilang kontak akibat cuaca buruk di tengah laut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin langsung mengerahkan tim penyelamat menggunakan KN SAR Laksmana 241 serta beberapa kapal penolong lainnya untuk menyisir lokasi kejadian.

Kesaksian Mencekam Korban Selamat

Ahmad Saudi, salah satu penumpang yang berhasil lolos dari maut, membagikan detik-detik menegangkan saat kapal mulai karam. Saat peristiwa terjadi, Ahmad sedang tertidur dan mendadak terbangun karena mendengar kegaduhan luar biasa dari penumpang yang panik.

“Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Ketika saya terbangun, orang-orang sudah berlarian saling menyelamatkan diri karena posisi kapal mulai miring. Saya pun langsung berpegangan pada jendela dan merangkak ke dek atas untuk bertahan sebelum akhirnya melompat ke perahu karet,” ujar Ahmad.

Menurut penuturannya, tidak ada bunyi alarm darurat yang memberikan peringatan kepada penumpang saat kapal mulai miring. Kondisi ini membuat para penumpang di kamar kelas ekonomi, yang mayoritas diisi oleh perempuan dan anak-anak, terjebak di dalam ruangan karena kapal terbalik dalam waktu singkat.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi penyelamatan di sekitar perairan Laut Jawa guna mencari korban yang tersisa. Upaya pencarian terus dioptimalkan meski terkendala oleh kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu.

Exit mobile version