Site icon Media KotaKita

Mendagri Wanti-Wanti Lonjakan Harga Pangan: Ayam, Telur, dan Beras Jadi Sorotan

Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk memperketat pengawasan terhadap potensi lonjakan harga komoditas pokok. Tiga kebutuhan pangan utama yang kini menjadi perhatian serius adalah daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras. Langkah antisipatif ini dinilai krusial guna menahan laju inflasi nasional agar tidak merangkak naik lebih tinggi.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa meskipun tingkat inflasi nasional saat ini masih berada dalam batas terkendali yakni 3,19 persen, angka tersebut mencatatkan kenaikan dibanding periode sebelumnya yang berada di level 2,88 persen. Kenaikan bulanan sebesar 0,21 persen ini terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, tembakau, serta biaya pendidikan.

Guna meredam gejolak harga yang kian melonjak, Tito menginstruksikan jajaran Pemda untuk berkoordinasi erat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog. Pelaksanaan operasi pasar secara terukur serta pemanggilan para distributor utama menjadi strategi mendesak untuk membongkar sumbatan pasokan dan mengurai penyebab kenaikan harga di lapangan.

Selain sorotan pada komoditas pangan, Kemendagri juga mengantisipasi dampak fluktuasi harga minyak dunia. Dinamika harga energi global dikhawatirkan memicu kenaikan tarif transportasi, terutama angkutan udara akibat penyesuaian harga avtur, yang berujung pada meningkatnya beban biaya logistik pangan antarwilayah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan pentingnya pemetaan rantai pasok secara komprehensif. Pemda diminta memantau pergerakan harga mulai dari tingkat peternak, rantai distributor, hingga pengecer di pasar tradisional.

Langkah pencegahan dini ini diharapkan dapat memicu intervensi cepat sebelum harga komoditas melampaui batas toleransi masyarakat. Penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi kunci utama agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga secara berkelanjutan.

Exit mobile version