Site icon Media KotaKita

Detik-Detik Mencekam Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Korban Sebut Penumpang Terjebak

Sebuah tragedi memilukan kembali terjadi di perairan Indonesia. Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang melayani rute pelayaran Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan miring hingga akhirnya tenggelam di laut lepas. Detik-detik mencekam dari insiden maut ini diungkapkan langsung oleh salah satu korban selamat, Ahmad Saudi, yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Ahmad mengisahkan bahwa musibah tersebut terjadi begitu cepat pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, ia sedang tertidur lelap di kursi penumpang sebelum akhirnya terbangun oleh kepanikan luar biasa. Orang-orang di sekitarnya berlarian tanpa arah yang jelas. Ketika mencoba berdiri, Ahmad baru menyadari bahwa posisi kapal sudah miring secara ekstrem.

Di tengah situasi yang kacau balau, Ahmad berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan erat pada bingkai jendela kapal. Begitu kapal semakin miring, ia memanjat ke bagian lambung kapal yang masih berada di permukaan air sembari menunggu sekoci penyelamat dilepaskan. Begitu perahu karet mengembang di laut, ia langsung melompat untuk menyelamatkan diri.

Dugaan Banyak Penumpang Terjebak di Dek Bawah

Kesaksian pilu juga diungkapkan Ahmad terkait nasib penumpang lain, khususnya yang berada di dalam kamar kelas ekonomi. Menurutnya, mayoritas penumpang perempuan dan anak-anak diduga kuat terjebak di dalam dek bawah karena kemiringan kapal yang terjadi sangat cepat tanpa adanya bunyi alarm darurat sebagai peringatan awal.

Setelah berhasil melompat ke perahu karet, perjuangan Ahmad belum usai. Ia bersama beberapa penumpang selamat lainnya harus terombang-ambing di tengah lautan selama tiga jam. Mereka dihantam gelombang tinggi dan angin kencang yang sangat ekstrem sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal penolong.

Proses Evakuasi dan Jumlah Korban Jiwa

Hingga Minggu sore pukul 17.00 WITA, tim SAR gabungan melaporkan sebanyak 153 penumpang berhasil dievakuasi, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Salah satu kapal penyelamat, MV Haida, telah merapat di Pelabuhan Trisakti dengan mengangkut 69 korban selamat.

Selain MV Haida, sejumlah armada seperti TB TCP, TB Mauhan, dan KM Cahaya Bahari juga dikerahkan untuk melakukan penyisiran. Hingga informasi terakhir dirilis, tercatat ada 6 korban jiwa yang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tragis ini. Proses pencarian dan investigasi penyebab tenggelamnya kapal hingga kini masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Exit mobile version