Site icon Media KotaKita

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Helikopter dan KN SAR Permadi Dikerahkan

SURABAYA – Sebuah operasi penyelamatan besar-besaran tengah digelar di wilayah perairan Laut Jawa. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) mengerahkan armada terbaiknya, mulai dari kapal penyelamat KN SAR 249 Permadi hingga armada udara Helikopter HR 3601, menyusul hilangnya kontak kapal penumpang Virgo Transport 8.

Kapal yang mengangkut sebanyak 243 penumpang tersebut dilaporkan kehilangan komunikasi dalam pelayarannya dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9). Berdasarkan laporan awal, kapal sempat menghadapi terjangan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sebelum akhirnya tidak bisa dihubungi sekitar pukul 01.00 WIB.

Merespons situasi kritis ini, Kantor SAR Banjarmasin bergerak cepat dengan menginstruksikan tim penyelamat berlayar menggunakan KN SAR Laksmana 241 dari Dermaga SAR Basirih. Tim ini menempuh perjalanan laut yang diproyeksikan memakan waktu sekitar lima jam untuk mencapai titik koordinat terakhir keberadaan kapal.

Dukungan penuh juga datang dari wilayah Jawa Timur. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melepas KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal ini diperkuat oleh kru andal, tim rescuer dari SAR Surabaya, serta personel Polairud Polda Jatim guna memaksimalkan penyisiran di area pencarian.

Tak hanya melalui jalur laut, operasi ini juga mengandalkan pemantauan udara. Helikopter HR 3601 milik Skuadron 400 Lanudal Juanda diterbangkan khusus untuk memetakan situasi dari atas perairan. “Kehadiran helikopter ini sangat krusial untuk memperluas radius pandang tim pencari,” ujar Nanang.

Saat ini, kendali operasi berada di bawah arahan SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana. Selain pengerahan armada fisik, koordinasi intensif juga dijalin bersama SROP Masalembu dan Pos SAR Sumenep guna menyebarkan informasi darurat ini kepada seluruh kapal niaga maupun nelayan yang sedang melintas di rute tersebut, agar proses evakuasi dapat berjalan lebih cepat jika kapal berhasil ditemukan.

Exit mobile version