Site icon Media KotaKita

Jenguk Korban Keracunan Makan Bergizi Gratis di Karo, Gibran Tawarkan Rujukan Medis ke Jakarta

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan komitmen kuat dan respons cepat dalam menangani insiden dugaan keracunan yang menimpa sejumlah siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Efarina Etaham pada Jumat (11/9), Wapres menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan kesehatan para pelajar adalah prioritas utama pemerintah saat ini.

Gibran menyampaikan kesiapannya untuk memfasilitasi perawatan medis tingkat lanjut bagi para korban. Pemerintah membuka opsi untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap di Medan atau bahkan ke Jakarta jika kondisi medis mereka membutuhkan penanganan spesialis yang lebih mendalam. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada hambatan fasilitas dalam proses penyembuhan anak-anak tersebut.

“Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi,” ujar Gibran dengan tegas saat meninjau langsung kondisi para siswa di ruang perawatan.

Tak hanya menjamin fasilitas rujukan, Wapres juga memberikan instruksi langsung kepada Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang turut mendampingi kunjungan tersebut. Gibran meminta agar seluruh biaya pemeriksaan, perawatan, hingga obat-obatan para korban ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah hingga mereka benar-benar dinyatakan sembuh total. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban mental dan finansial keluarga korban.

Selain memantau kondisi medis, Gibran dan Bobby Nasution menyempatkan diri berdialog langsung dengan keluarga pasien. Pertemuan ini digunakan untuk mendengarkan keluh kesah serta kronologi kejadian keracunan massal yang terjadi pasca-uji coba program MBG tersebut. Kehadiran langsung orang nomor dua di Indonesia ini menjadi bukti nyata bahwa evaluasi ketat terhadap standar operasional dan higienitas program Makan Bergizi Gratis akan segera dilakukan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Exit mobile version