Site icon Media KotaKita

14 Daerah di Sumut Dikepung Asap Karhutla, Bobby Nasution Siapkan Skema Sekolah Online

MEDAN – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini tengah mengancam wilayah Sumatera Utara (Sumut). Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bergerak cepat dengan menyiapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring bagi para siswa guna mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan anak-anak.

Langkah preventif ini diambil setelah kabut asap pekat dilaporkan telah menyelimuti sedikitnya 14 kabupaten dan kota di Sumut. Beberapa wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Asahan, Batubara, Simalungun, Samosir, Toba, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, hingga Mandailing Natal. Saat ini, indeks kualitas udara di belasan wilayah tersebut berada pada kategori sedang hingga tidak sehat.

“Jika kondisinya sudah masuk dalam tingkat yang membahayakan, kami akan segera memberlakukan skema belajar jarak jauh kembali. Imbauan ini nantinya akan berlaku bagi siswa tingkat SD hingga SMA,” ujar Bobby Nasution saat ditemui di Medan.

Selain menyiapkan skema sekolah online, Bobby juga meminta masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Apabila terpaksa harus keluar rumah, warga sangat disarankan mengenakan masker sebagai perlindungan fisik utama. Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan dan memastikan pemadaman titik api dilakukan secara cepat dan terpadu.

“Setiap ada laporan kebakaran di wilayah Sumut, kami pastikan tim langsung bergerak. Target pemadaman maksimal dua hari, dan sejauh ini koordinasi antara BPBD, dinas pemadam kebakaran, serta Kementerian Kehutanan berjalan sangat efektif,” tambahnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melalui Sekretaris Dinas, Hamid Rijal Lubis, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang signifikan. Kendati demikian, pihak dinkes tetap meminta warga waspada dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, serta selalu sedia alat pelindung diri saat beraktivitas.

Exit mobile version