Aktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali bergeliat setelah sempat ditutup selama dua hari akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembukaan kembali jalur udara ini disambut dengan rasa lega dan antusiasme tinggi oleh ribuan calon penumpang yang sempat tertahan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, area check-in counter di Terminal 1B Bandara Soetta mulai dipadati oleh antrean panjang sejak pagi hari. Para pelancong dengan barang bawaan menumpuk terlihat sabar mengantre demi mendapatkan tiket dan memproses bagasi mereka. Mayoritas dari mereka merupakan penumpang yang jadwal penerbangannya terganggu akibat penutupan darurat demi keselamatan dari paparan abu vulkanik.
Salah satu calon penumpang, Yuga Nugraha (18), mengungkapkan rasa syukurnya. Pemuda yang hendak bertolak ke Padang untuk melanjutkan pendidikan ini mengaku penerbangannya sempat tertunda dari jadwal semula pada hari Minggu.
“Saya mau penerbangan ke Padang untuk menempuh pendidikan. Bersyukur sekali akhirnya operasional kembali dibuka hari ini setelah sempat reschedule,” ujar Yuga di tengah antrean.
Kisah serupa dialami oleh pasangan suami-istri, Elfira dan suaminya. Mereka sempat merasakan kejenuhan yang luar biasa setelah menunggu lebih dari enam jam di bandara pada hari pertama penutupan tanpa kepastian yang jelas.
“Hari Minggu kemarin suasananya sangat berdesakan dan membuat stres. Akhirnya kami memilih pulang dulu ke rumah. Hari ini kami sangat senang karena situasi membaik dan kami bisa pulang kampung ke Padang,” tutur Elfira dengan raut wajah lega.
Pihak pengelola Bandara Soetta sendiri mengonfirmasi bahwa seluruh layanan penerbangan telah resmi dibuka kembali sejak pukul 01.30 WIB. Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh menunjukkan bahwa ruang udara sekitar bandara sudah aman dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kini, operasional bandara berangsur normal, dan para penumpang berharap kondisi cuaca serta aktivitas vulkanik tetap kondusif agar perjalanan udara ke depan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

