KLATEN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Klaten terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui program sinergis bersama Pemerintah Kabupaten Klaten, BAZNAS bersiap menyalurkan bantuan sosial berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan sarana sanitasi jamban sehat.
Langkah nyata ini diawali dengan menggelar sosialisasi program yang berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran camat serta perwakilan pemerintah desa yang wilayahnya tercatat sebagai penerima manfaat. Sosialisasi ini krusial untuk menyamakan persepsi agar seluruh bantuan dapat didistribusikan secara transparan, tepat guna, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Klaten, Muchlis Hudaf, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang produktif. BAZNAS Klaten menargetkan rehabilitasi untuk 125 unit RTLH yang tersebar di berbagai wilayah. Tidak hanya hunian layak, aspek kesehatan lingkungan juga menjadi fokus utama dengan dialokasikannya bantuan pembuatan 110 unit jamban sehat bagi keluarga yang membutuhkan.
Secara rinci, anggaran yang digelontorkan untuk program renovasi RTLH ini mencapai Rp1,875 miliar, di mana setiap penerima manfaat akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp15 juta. Sementara itu, untuk program jamban sehat, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp385 juta dengan nilai bantuan Rp3,5 juta per unit keluarga. Dukungan dana stimulus ini diharapkan mampu memicu semangat gotong royong warga setempat dalam proses pembangunannya.
Mewakili Bupati Klaten, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Kabupaten Klaten, Joko Suprapto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi aktif BAZNAS. Sinergi anggaran antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dinilai menjadi solusi akseleratif dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem serta memperbaiki sanitasi lingkungan di wilayah Klaten.
Dengan pelaksanaan program yang terukur ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Klaten dapat meningkat secara signifikan, sekaligus meminimalisir kawasan kumuh demi mewujudkan Kabupaten Klaten yang lebih maju, sehat, dan sejahtera.

