Site icon Media KotaKita

Mengintip Ketangguhan Warga NTT Pascagempa: Tetap Tersenyum di Tengah Duka

Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus lalu menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Namun, di balik trauma dan keterbatasan di posko pengungsian, terpancar ketangguhan luar biasa dari warga terdampak. Hal ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, saat mengunjungi lokasi pengungsian baru-baru ini.

Dalam kunjungannya yang berlangsung di Gereja Paroki Fransiskus Xaverius Poka, Kholid melihat langsung bagaimana tenda darurat menjadi rumah sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Kehadiran tim PKS di lokasi tersebut bertujuan untuk meninjau kondisi terkini serta menyalurkan bantuan logistik guna meringankan beban para korban bencana.

Menariknya, meskipun masih dibayangi rasa takut akibat gempa susulan, antusiasme dan kehangatan warga tidak pudar. Kholid menceritakan bahwa rombongannya disambut dengan penuh sukacita dan keramahan yang luar biasa. Baginya, keteguhan sikap warga NTT ini sangat menyentuh hati, terutama karena mereka tetap memprioritaskan kenyamanan tamu di tengah situasi serba terbatas.

“Kami sebenarnya sudah meminta agar tidak perlu ada penyambutan formal atau acara khusus. Kehadiran kami murni untuk menyerahkan bantuan dan melihat kondisi mereka secara langsung,” ujar Kholid. Namun, warga setempat tetap bersikeras memberikan penyambutan terbaik sesuai dengan tradisi mereka.

Menurut Kholid, sikap ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya nilai-nilai adat dan budaya masyarakat NTT. Bagi warga setempat, memuliakan tamu adalah bagian dari kehormatan budaya yang harus dijaga dalam kondisi apa pun, bahkan saat ditimpa musibah besar seperti gempa bumi.

Hingga saat ini, pemulihan pascabencana terus diupayakan oleh berbagai pihak. Selain bantuan pangan dan sandang, dukungan psikososial dinilai sangat penting untuk memulihkan trauma emosional warga, khususnya anak-anak di pengungsian. Harapannya, sinergi antara pemerintah, relawan, dan partai politik dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak gempa NTT.

Exit mobile version