Site icon Media KotaKita

Respon Cepat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkot Bandar Lampung Semprot Jalan Protokol Terkena Abu Vulkanik

BANDAR LAMPUNG – Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melanda sejumlah kawasan di Kota Bandar Lampung. Menanggapi situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan serta kelancaran lalu lintas, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat mengambil tindakan tanggap darurat dengan membasahi ruas-ruas jalan utama.

Langkah konkret ini dilakukan berdasarkan instruksi langsung dari Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Armada gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan untuk melakukan penyemprotan air di berbagai jalan protokol yang tertutup lapisan debu tipis hingga tebal.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa pembersihan ini krusial untuk menekan potensi paparan debu yang berterbangan saat dilintasi kendaraan. Selain menurunkan tingkat kecelakaan akibat licinnya jalan dan berkurangnya jarak pandang, langkah ini juga menjadi upaya preventif untuk melindungi masyarakat dari bahaya gangguan pernapasan (ISPA).

Tak sekadar aksi pembersihan di lapangan, pemerintah daerah juga menginstruksikan jajaran pamong di tingkat kecamatan untuk melakukan penyisiran dan pemetaan. Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Antoni Irawan, menegaskan bahwa pendataan wilayah terdampak terus berjalan agar penanganan bencana dapat terdistribusi secara akurat dan efisien.

Erupsi Gunung Anak Krakatau sendiri masih terpantau cukup aktif. Menurut laporan Badan Geologi Kementerian ESDM, letusan terbaru terekam seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 46 mm dalam durasi 30 detik. Demi keselamatan publik, otoritas resmi telah menetapkan batas aman dan melarang aktivitas warga maupun wisatawan dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah.

Dampak erupsi vulkanik ini tidak hanya memicu respons cepat di darat, tetapi juga memberikan efek berantai pada sektor transportasi udara. Puluhan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilaporkan turut mengalami penyesuaian demi keamanan navigasi udara. Warga Bandar Lampung pun diimbau untuk senantiasa menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Exit mobile version