Site icon Media KotaKita

Darurat Asap, Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Paksa Warga Satu RT Mengungsi

Peristiwa kebakaran hebat kembali melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo yang berlokasi di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah. Kobaran api yang cepat membesar memicu kepulan asap pekat yang membubung tinggi, hingga mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Situasi darurat ini memaksa pemerintah setempat dan relawan mengambil tindakan cepat dengan mengevakuasi puluhan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi darurat telah dilakukan terhadap warga yang berada di satu Rukun Tetangga (RT), tepatnya RT 3 RW 39 Kelurahan Mojosongo. Langkah preventif ini diambil guna mengantisipasi gangguan pernapasan akut akibat paparan asap beracun dari sampah yang terbakar, yang kian tebal menyelimuti permukiman warga sejak malam hari.

Selain memindahkan warga ke tempat yang lebih aman, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga bergerak cepat dengan membagikan masker gratis kepada penduduk di sekitar area TPA Putri Cempo. “Keselamatan warga adalah prioritas utama kami saat ini. Kami memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan sesegera mungkin mengantisipasi segala potensi bahaya yang tidak diinginkan,” ujar Respati dengan tegas saat memberikan keterangan kepada media.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Ari Dwi Daryatmo, menjelaskan bahwa warga sendiri yang meminta untuk segera diungsikan ke kantor kelurahan setempat karena kondisi udara yang dirasa sudah tidak kondusif. Menanggapi situasi tersebut, pihak BPBD langsung menyiapkan fasilitas penunjang di tempat pengungsian sementara.

“Kami dari BPBD sudah menyiapkan berbagai kebutuhan darurat mulai dari matras, selimut, hingga logistik makanan untuk warga yang mengungsi,” ungkap Ari. Berdasarkan informasi lapangan, api diduga kuat bersumber dari Blok D TPA Putri Cempo. Faktor tiupan angin yang sangat kencang mempercepat penyebaran lidah api ke blok-blok sampah kering di sekitarnya. Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan titik api, sementara penyebab pasti dari insiden kebakaran ini masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Exit mobile version